BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Wacana Dana abadi untuk pendidikan di Bojonegoro mulai menjadi bahasan dan diskusi di setiap kampus dan menjadi perhatian serius tokoh-tokoh akademisi yang ada di Bojonegoro. Kamis (14/07/2022).
Slamet Kyswantoro, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Bojonegoro (Unigoro) sangat mengapresiasi dengan gagasan Dana abadi untuk Pendidikan yang diusulkan oleh Eksekutif, hal tersebut menjadi dambaan semua warga yang ada di Bojonegoro, dari 10 tahun ke depan maupun 50 tahun ke depan.
“Dana Abadi Pendidikan yang sekarang sedang dibahas eksekutif dan legislatif merupakan angin segar bagi pendidikan Bojonegoro di masa depan,” terangnya.
Ia menambahkan, bahwa di pemerintahan pusat Dana abadi pendidikan telah dimanfaatkan sejak lama yang di kelola oleh Lembaga pengelola dana Pendidikan (LPDP), diantaranya program layanan pendidikan, peningkatan kompetensi, pendanaan riset, beasiswa, optimalisasi Perguruan tinggi, dan lain lain.
“Disitu kita melihat bahwa manfaat dana abadi pendidikan dapat diadopsi di Bojonegoro,” terangnya.
Lanjut pria kelahiran Pulau Madura yang pernah menjabat Rektor dua kali tersebut, yang lebih penting lagi saat sekarang dibahas adalah manfaatnya di masa yang akan datang misalnya Bojonegoro sangat potensi membuat kampus Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ini akan menjadi magnet bagi para pemuda di Daerah sekitar untuk menimba ilmu di Bojonegoro.
“Tentu ini akan menjadi kekuatan besar pembangunan berkelanjutan, ditambah dana abadi akan dapat memberi akses dan hak yang sama bagi generasi yang akan datang, semoga raperda dana abadi pendidikan akan segera di tetapkan,” pungkasnya.

















