Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Petani Tembakau di Probolinggo Memilih Tanam Jagung

- Admin

Sabtu, 18 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Masih tingginya curah hujan di Kabupaten Probolinggo membuat petani tembakau waswas. Sebagian dari petani Tembakau mengalihkan tanamannya ke Jagung.

Langkah itu diambil untuk menekan gagal panen Tembakau di musim yang sukar diprediksi ini.

Kepala Dinas Pertanian Kecamatan Kotaanyar H. Kholid, mengatakan bahwa di Kecamatan Kotaanyar sendiri penanaman tembakau tidak merata dan massif seperti tahun sebelumnya.

“Beberapa petani tidak merata dalam menanam Tembakau, sebagian beralih ke Jagung. Mungkin karena musim ini gak nentu mas,” terangnya.

Baca Juga:  Jadi Korban Penganiayaan, Pasutri di Torjun Sampang Lapor Polisi

Petani tembakau, Taubat (37) juga mengeluhkan curah hujan yang tinggi di musim tanam tembakau. Ini bisa merugikan petani sebab berpotensi merusak tanaman.

“Ya, kalau hujan terus mesti bahaya toh ke tanaman, bakal terjadi pembusukan atau gagal tumbuh,” ujar pria berbadan kurus tersebut.

Tingginya curah hujan di masa tanam Tembakau ini haruslah mendapat perhatian husus dri pemerintah. Sebab jika diabaikan akan terjadi gagal panen bagi petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil dari komoditas Tembakau.

Berita Terkait

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah
Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z
SHGB Dipersoalkan Desa, Ahli waris Wadul ke DPRD Bojonegoro
Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Rabu, 22 April 2026 - 17:39 WIB

SHGB Dipersoalkan Desa, Ahli waris Wadul ke DPRD Bojonegoro

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Berita Terbaru