Pelatihan Pembuatan Songkok WUB Pamekasan Sasar Kalangan Santri

- Admin

Rabu, 1 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Pelatihan pembuatan songkok di Dusun Prapatan, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, merupakan salah satu dari sepuluh ribu program usaha baru (Sapu Tangan Biru) yang merupakan target Bupati Pamekasan Badrut Tamam dalam masa lima tahun kepemimpinannya.

Pelatihan songkok yang dilaksanakan selama empat belas hari tersebut, melibatkan Santriwan dan Santriwati dari beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Palengaan.

Tidak hanya Santriwan-Santriwati saja, akan tetapi dari perwakilan salah satu Desa yaitu Rek-Kerek juga dilibatkan dalam pelatihan songkok tersebut, yang mana nantinya di Desa tersebut setelah mengikuti pelatihan maka akan langsung siap untuk memproduksinya.

Baca Juga:  Kapolres Pamekasan Kukuhkan Relawan Covid-19

“Ada 15 perwakilan santri dari Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Palengaan, serta 5 perwakilan dari Desa Rek-Kerek yang kita latih,” ucap Rahmad Fasilitator WUB sekaligus Wakil Koordinator Kabupaten saat ditemui di tempat pelatihan.

Dirinya juga mengatakan jika pelatihan songkok ini merupakan paket yang keempat yang sudah dilaksanakan, dan hari ini Rabu (1/12/2021) merupakan hari terakhir pelatihan.

Dirinya juga berharap, pelatihan songkok ini bisa bermanfaat dan berlanjut, serta bisa diikuti oleh masyarakat luas, sehingga dengan begitu akan menambah peluang ekonomi yang lebih lagi, khususnya untuk masyarakat Palengaan.

“Harapan kami ke depan, ada sebuah hasil yang dicapai oleh beberapa Pondok Pesantren dan Desa, serta berkomitmen setelah pelatihan akan memproduksi songkok secara besar-besaran,” pintanya.

Baca Juga:  Bawa Pil Koplo, Pemuda Ini Dipatuk Tim Kobra

Sementara itu Syaiful Ma’arif salah satu santri yang mengikuti pelatihan songkok tersebut merasa bersyukur serta sangat senang dan bangga sekali, karena dirinya yang terpilih menjadi perwakilan, apalagi ini merupakan kali pertama dirinya mengikuti pelatihan songkok tersebut.

Menurut Syaiful secara di pondok Pesantren ini realitasnya memakai kopiah, semua Santri dan Ustadz setiap harinya membutuhkan songkok, dengan adanya pelatihan songkok ini kita bisa mengekspos sendiri dengan bentuk produksi songkok sendiri.

“Sehingga kita tidak perlu lagi memakai atau mendatangkan songkok dari luar,” tutur Syaiful.

Baca Juga:  Dispenda Bojonegoro Dianggap Lempar Tangung Jawab Terkait PBB P2

Syaiful juga berharap ada tindak lanjut ke depan yang bisa di jadikan umpan balik terhadap Pesantren, terutama yang diharapkan adalah dari pihak terkait, Bupati Pamekasan, sehingga dirinya sebagai santri bisa mengembangkan songkok.

“Dengan begitu kami bisa menularkan ilmu yang sudah kita dapat di pelatihan, kepada para santri lainnya yang ada Pondok Pesantren,” paparnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Syaiful
mewakili para peserta yang mengikuti pelatihan songkok kepada Pihak terkait yakni, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, DPMPTSP, Fasilitator WUB Kecamatan Palengaan.

“Dengan adanya pelatihan songkok ini, kami kedepannya sudah mempunyai bekal untuk membuka usaha,” tuturnya.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru