PGRI Jatim Minta Standarisasi Gaji Guru Honorer Setara UMP

- Admin

Kamis, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur meminta pemerintah pusat lebih memerhatikan nasib para guru honorer, dengan membuat kebijakan standarisasi upah secara nasional.

Bambang Sucipto, selaku Wakil Ketua PGRI Jatim Bidang Honorer mengatakan, standarisasi upah guru nasional bisa ditempuh dengan menyesuaikan pada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang diterima kalangan buruh.

“Standarisasi gaji (guru honorer) kan belum ada. Kalau di buruh kan ada UMR (Upah Minimum Regional), tetapi standarisasi gaji minimal untuk guru secara nasional belum ada,” kata Bambang ketika ditemui di kantornya Jalan Ahmad Yani Nomor 6, Wonokromo, Kota Surabaya, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga:  Amankan Pilkades, Polres Sumenep Terjunkan 10 Ribu Personel

Menurutnya, kebijakan standarisasi upah guru honorer merupakan cara pemerintah mengimplementasikan amanat konstitusi sesuai pembukaan UUD 1945, dimana mencerdaskan kehidupan bangsa adalah kewajiban negara.

“Lha ini harapan kami kedepan paling tidak ada standarisasi (upah guru),” lanjutnya.

Dirinya lalu menyampaikan tentang kondisi kesejahteraan 36 ribu lebih guru honorer di Jawa Timur sangatlah timpang. Akibat besaran upah yang diterima berbeda-beda karena tergantung dari kemampuan anggaran kabupaten/kota serta pada dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang diterima sekolah.

Sehingga dikatakannya, guru honorer yang tinggal di kabupaten/kota dengan anggaran besar kemungkinan sejahtera. Namun sebaliknya, guru honorer di pelosok bakal mendapat upah relatif kecil.

Baca Juga:  Pemuda Pamekasan Ini Deklarasi Dukungan Untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Oleh karena itu, Pria yang kesehariannya sebagai pengajar di SMA Negeri 2 Bondowoso ini kembali menegaskan pentingnya standarisasi upah guru honorer supaya kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut merata di semua daerah dengan mensinergikan anggaran pusat serta daerah sehingga upah guru honorer bisa disetarakan UMP.

“Idealnya kalau kemarin kami melihat, untuk buruh itu kisaran Rp 1,89 kan begitu. mungkin ada sinkronisasi. Pendidikan adalah untuk anak kita, anak bangsa itu. Kan bukan wilayah otonomi daerah ada pusat, ada provinsi ada kabupaten. Tapi ada sinergi penganggaran pusat sekian, provinsi sekian dan kabupaten sekian,” tutupnya.

Baca Juga:  Soal Pantarlih dan PPS Plesungan, Ini Klarifikasi Ketua PPK Kapas

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru