BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Golkar, Anis Mustofa, menunjukkan komitmen nyatanya dalam dunia pendidikan. Meskipun beliau komisi D dibidang pembangunan.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI ini turun langsung mengawal pelaksanaan program GEMAR (Gerakan ayah mengambil rapot), dimana gerakan mengambil rapot ini, berdasarkan,
Dalam penelusuran awak media Pelaksanaan gerakan GEMAR dilandasi oleh beberapa dasar hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009, Peraturan Presiden Nomor 180 Tahun 2024 dan Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Nomor 14 Tahun 2025.
Kegiatan pengawalan program ini menyasar beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Padangan, di antaranya MI Batokan, SDIT Padangan, dan SMPN 1 Padangan.
Kehadiran Anis di tengah-tengah siswa bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk tangung jawab sebagai wakil rakyat juga sebagai ayah, selain sebagai pengawasan langsung agar program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah, juga sebagai bentuk tangung jawab pada anak-anak yang butuh pengawasan oleh ayah.
Dalam kesempatan tersebut, Anis Mustofa menegaskan bahwa urusan masa depan anak tidak boleh terhambat oleh sekat-sekat birokrasi yang kaku.
Bagi beliau, kesejahteraan siswa adalah hukum tertinggi.
“Demi anak tetap kita ambilkan, ada maupun tidak ada aturan, ini bentuk kasih sayang kita pada anak-anak,” ujarnya.
Anis Mustofa saat berinteraksi langsung dengan para siswa di MI Batokan.
Pengawalan program GEMAR untuk memastikan kesejahteraan dan pendidikan anak.
Anis Mustofa, selaku Anggota DPRD Bojonegoro Dapil VI dari Partai Golkar.
Sambil mengambil rapot secara rombongan di MI Batokan, SDIT Padangan, dan SMPN 1 Padangan, Kecamatan Padangan. Hari ini Sabtu 20/12/2025. Bojonegoro Provinsi Jawa timur.
Menurutnya hal ini Sebagai bentuk kasih sayang dan tanggung jawab moral untuk menjamin hak-hak anak tetap terpenuhi.
Imbuhnya, Dengan meninjau langsung ke sekolah-sekolah dan memastikan program tetap berjalan lancar demi kepentingan siswa, juga sebagai meninjau serta mengawasi infrastuktur yang ada saat ini.
Langkah ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan wali murid, yang merasa terbantu dengan adanya pengawalan dari wakil rakyat yang responsif terhadap kebutuhan dasar anak didik di wilayah perbatasan Bojonegoro tersebut.
Imbuhnya ia juga disambut oleh kepala sekolah di SMP 1 Padangan,Anis Mustofa menjelaskan kepada awak media, Kepala sekolah tersebut juga menunjukan pembangunan sekolah yang dibangun dari Anggaran Pembangunan Belanja Nasional (APBN) yang dimana baru 71 persen pembangunan, dan Kepala Sekolah juga berharap ada pembangunan pagar untuk SMP N 1 Padangan dari Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro.
Imbuhnya, Karena dibelakang sekolah ada rel kereta api, dimana hal tersebut juga sangat penting keselamatan anak-anak didik SMP 1 Negeri padangan.
“Semoga segera selesai sehinga bisa dipakai untuk anak anak belajar, selain itu sekolahan tersebut butuh pagar agar keselamatan anak terjamin karena di belakang sekolah ada rel KA,” pungkasnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















