Truk Tanah Bikin Warga Panggih dan Wonorejo Trowulan Mojokerto Geram, Ada Apa?

- Admin

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pengurukan lahan di Desa Wonorejo kecamatan Trowulan Mojokerto

i

Lokasi pengurukan lahan di Desa Wonorejo kecamatan Trowulan Mojokerto

MOJOKERTO, SUARABANGSA.co.id – Adanya aktivitas truk pengangkut tanah untuk uruk lahan di Desa Wonorejo Kecamatan Trowulan, Mojokerto, yang melintas hilir mudik di jalan Dusun Pakem Kulon Desa Panggih Kecamatan Trowulan, Mojokerto dikeluhkan warga.

Pantauan di lokasi, memang truk pengangkut tanah dari pagi sudah terlihat berjejer dipinggir jalan dimana jam tersebut merupakan waktu banyak pelajar berangkat sekolah dan warga melalui beraktivitas untuk berangkat kerja.

Dengan adanya hilir mudik truk angkutan tanah serta antrian truk untuk membongkar tanah uruk di lokasi bisa membahayakan pengguna jalan.

Tidak itu saja, kotoran tanah yang tersisa atau jatuh dijalan menimbulkan debu, dimana debu yang berterbangan bisa menyebabkan ganguan pernafasan.

Baca Juga:  Kehabisan Stok Oksigen, Pasien Kepulauan Arjasa Gagal Dirujuk ke RSUD Sumenep

Salah satu warga Desa Panggih, sebut saja JD (28) menegaskan bahwa aktivitas truk yang melintas dipagi hari sangat membahayakan pengguna jalan khususnya warga setempat.

“Lokasi urukan itu masuk Desa Wonorejo tapi seberang jalan masuk Desa Panggih, untuk jalannya masuk Desa Panggih, jadi truk tanah itu berdampak pada 2 desa, Desa Panggih dan Wonorejo,” tegasnya.

Masih penjelasan, AD bahwa dampak akibat adanya truk tanah uruk yang hilir mudik di desanya yakni debu berterbangan yanga mana bisa menyebabkan ganguan pernafasan seperti sesak nafas.

“Sangat menggangu tidak disiram air jadi debu berterbangan, warga juga tidak diberitahu tidak ada sosialisasi dari pemilik lahan, siapa pemiliknya tidak ada kata permisi. Tapi katanya yang diketahui warga katanya pemilik Kepala Desa Trowulan. Untuk apa diuruk warga kita tidak tau,” jelasnya.

Baca Juga:  Sopir Diduga Ngantuk, Daihatsu Ayla Hantam Truk Boks di Tol SuMo

Menanggapi persoalan tersebut, AD bersama warga akan melakukan audiensi di Kantor Desa Wonorejo dengan pemilik. Agar keluhan warga bisa segera teratasi desa kembali Kondusif.

“Kami bersama warga akan memblokade jalan khusus truk pengangkut tanah uruk, sebelum ada audiensi dengan pemilik diketahui Kepala Desa Panggih dan Wonorejo kalau bisa Forpimcam Trowulan. Apa sudah ada izin AMDAL LALIN atau belum. Ini yang dirugikan warga ya dampaknya sudah ada,” lanjutnya.

Dilain tempat, Kepala Desa Wonorejo Hj Supriati menegaskan bahwa kegiatan pengurukan lahan di desa ternyata selama ini belum ada pemberitahuan. Dan membenarkan kalau pemilik merupakan seorang Kades.

Baca Juga:  Tarik Minat Warga, Vaksinasi COVID-19 di Pasar Tradisional Mojokerto Berbonus Bingkisan

“Belum ada konfirmasi ke desa seumpama dibuat kavling pasti sudah konfirmasi. Jadi keperuntukannya untuk apa kita belum tau. Yang beli Pak Kades Trowulan (Jainul, red ) SHM masih proses balik nama,” jawabnya melalui aplikasi WhatsApp.

Sayang, ketika redaksi berupaya melakukan konfirmasi pada pemilik lahan Kades Trowulan melalui WhatsApp tidak dijawab.

Saat ini redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi pada Pemkab Mojokerto terkait perijinan dan AMDAL LALIN .

Penulis : Hari

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru