Ular Kobra Sembunyi di Dapur Rumah Warga, Damkar Sampang Bantu Evakuasi

- Admin

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seekor ular jenis kobra masuk ke dapur rumah milik salah seorang warga Jalan Kramat 2, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, ular berbisa cukup mematikan tersebut masuk ke dalam dapur dan bersembunyi di tempat peralatan dapur pada Jumat (11/04/2025).

Khawatir membahayakan pemilik rumah, warga lalu menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sampang.

Tim Damkar Sampang merespons cepat laporan tersebut dan tiba di lokasi dalam waktu sekitar 5 menit.

Baca Juga:  Terjun ke Sungai saat Penggerebekan Judi Jangkrik, Remaja 14 Tahun di Torjun Sampang Ditemukan Tewas

Kasi Operasi Damkar Sampang, Maftuh Fathurrahman mengungkapkan, setelah mendapat laporan warga, pihaknya langsung menuju ke lokasi dengan berbekal peralatan yang dimiliki.

“Ada permintaan dari warga untuk menangkap ular itu. Kami kerahkan 1 armada damkar dari tim pos 2 dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.07 WIB,” ucap Maftuh, Senin (14/04/2025).

Evakuasi ular tersebut sedikit mengalami kesulitan karena posisi ular berada di dapur yang penuh dengan perabotan rumah tangga. Alhasil, proses penangkapan itu membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 43 menit.

Baca Juga:  Ini Dia 14 Raperda Hasil Pembahasan DPRD Sumenep, 3 Sudah Jadi Perda

“Petugas harus ekstra hati-hati karena ular kobra ini membahayakan. Bisa ular tersebut dapat mengakibatkan kematian,” terangnya.

Insiden ini menambah daftar kasus penemuan ular berbisa yang masuk ke permukiman warga. Warga diimbau untuk selalu waspada terutama di musim hujan segera melapor jika menemukan ular berbisa di sekitar lingkungan mereka.

“Jika menemukan hewan berbahaya di sekitar rumah, masyarakat disarankan untuk tidak panik dan segera menghubungi petugas agar dapat ditangani dengan aman,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru