Lembaga Falakiyah PCNU Sampang Sebut Hilal di Bawah Ufuk, Lebaran 2025 Berpotensi Serentak

- Admin

Sabtu, 29 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Kabupaten Sampang, melakukan pemantauan hilal 1 Syawal 1446 Hijriah, pada Sabtu (29/03/2025) sore. Hasilnya, hilal tidak terlihat.

Sebab, kondisi hilal berada di bawah ufuk. Yakni di kisaran minus 2 derajat dengan elongasi 1 derajat. Dalam kondisi ini, tidak memenuhi kriteria imkanur rukyah.

“Dengan begitu, kami sampaikan hasil observasi rukyatul hilal pada sore ini di Sampang tidak dapat melihat hilal,” kata Ustad Husnan, Ketua LF PCNU Kabupaten Sampang, saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id dilokasi.

Baca Juga:  Ditumpahi Kuah Sayur, Bocah Perempuan di Pamekasan Ini Sekujur Tubuhnya Melepuh

Menurut Husnan, dengan kondisi hilal yang masih minus di bawah ufuk, maka bulan Ramadhan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Sehingga tanggal 1 Syawal 1446 H secara hisab jatuh bertepatan dengan hari Senin Pahing, tanggal 31 Maret 2025.

“InsyaAllah Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah itu akan serentak, baik dari versi hisab maupun versi yang lainnya,” ujarnya.

Kendati demikian, dia menghimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait penetapan 1 Syawal 1446 H atau 2025 M.

Husnan menerangkan, pemantauan hilal tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan awal Syawal dengan metode rukyat (pengamatan langsung) yang dikombinasikan dengan metode hisab (perhitungan astronomi).

Baca Juga:  Bersama Dandim, Kapolres Pamekasan Pantau Pelaksanaan Gerai Vaksin Presisi di MAN 1 dan SMKN 3

“Pemantauan hilal ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan kapan awal bulan Hijriyah dimulai secara akurat, dengan tetap mengacu pada kaidah syariat dan ilmu astronomi,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Berita Terbaru