Gelar Patroli, Satpol PP Sampang Imbau PKL agar Tidak Meninggalkan Rombong di Trotoar

- Admin

Selasa, 13 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menggelar patroli pada Selasa (13/04/2021) malam, sekitar pukul 20.00 WIB dengan menghimbau para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di kawasan Wijaya Kusuma dan Taman Bunga.

Himbauan dilakukan terkhusus para PKL yang berdagang di atas trotoar dan fasilitas umum (fasum), tujuannya untuk menata kota lebih rapi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, kegiatan tersebut berupa peringatan awal bagi para PKL. Jika ada PKL yang membandel, maka satuan penegak peraturan daerah (Perda) ini bakal mengambil tindakan tegas berupa penyitaan barang dagangan.

Baca Juga:  Tebang Ranting Pohon, Warga Dharma Tanjung Camplong Meninggal Tersengat Listrik

Kasatpol PP Sampang Suryanto mengatakan, bahwa himbauan itu guna untuk mengingatkan para pedagang yang berjualan di atas trotoar dan fasilitas umum hingga mengganggu ketertiban, agar pemilik gerobak jika selesai berjualan untuk dibawa pulang.

“Kami akan patroli di seluruh titik. Jika himbauan ini tidak di dengar atau diindahkan maka kami akan mengambil tindakan tegas dengan membongkar dagangan dan menyitanya,” tegasnya.

Menurutnya, sebelum dilakukan penertiban dan pembongkaran, pihaknya terlebih dahulu memberikan peringatan atau tindakan persuasif kepada para pedagang.

Baca Juga:  Diduga Karena Selip Ban, Warga Malang Tabrak Guardrail di Tol Malang-Pandaan

“Malam ini kita lagi berupaya untuk melakukan pendekatan dan mediasi kepada pedagang yang melanggar Perda secara persuasif dan humanis,” imbuhnya.

Lebih lanjut Suryanto mengatakan, bahwa Pemkab Sampang sangat mensupport apa yang menjadi geliat perekonomian bagi para PKL yang mangkal di perkotaan. Namun, demikian pula tidak mengabaikan tampak tata ruang kota yang baik.

Sampai saat ini, kata dia, tidak ada larangan bagi para PKL berjualan, melainkan pemerintah memberi fasilitas dan wadah.

“Tidak ada larangan, tapi kita mengimbau kepada para PKL untuk bagaimana setelah berjualan, gerobaknya dibawa ketempat yang tidak mengganggu tampak penataan tata ruang kota,” himbaunya.

Baca Juga:  Gelar Reses, Ketua Banggar RI Dicurhati Harga Tembakau dan Kelangkaan Pupuk

Kedepan, pihaknya berharap setelah dilakukan himbauan ini ada kesadaran dari para pedagang untuk bersama-sama menjaga ketertiban.

“Harapannya kita supaya pedagang sadar bahwa menjaga ketertiban dan kenyamanan penting selain mencari nafkah,” tandas Suryanto.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB