Soal Tiang PJU yang Dibiarkan Mangkrak, Dishub Sampang Bilang Begini

- Admin

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, memberikan tanggapan terkait keberadaan tiang penerangan jalan umum (PJU) yang mangkrak di Jalan Raya Torjun.

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dishub Sampang, Hery Budiyanto membenarkan terdapat sejumlah tiang PJU yang kondisinya tak terpasang. Pencopotan tiang dilakukan rekanan proyek saat pengerjaan pelebaran jalan.

“Data hasil survey, tiang PJU yang terkena dampak pelebaran jalan nasional KM 61 sampai KM 77 itu total ada 203 titik,” kata Hery, saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id melalui pesan teks WhatsApp, Kamis (27/02/2025).

Baca Juga:  Lakukan Observasi, Kapolsek Camplong Sampang Bersama Nakes Puskesmas Sambangi Penderita Kanker Payudara

Menurut Hery, untuk pemasangan kembali tiang PJU yang terimbas pelebaran jalan nasional tersebut, pihaknya melakukan secara bertahap.

“Tahap pertama di tahun 2023, ada 131 titik PJU yang dipindah. Tahap kedua di tahun 2024, yakni sebanyak 72 titik PJU,” urainya.

Akan tetapi, kata dia, hingga saat ini pemasangan tiang PJU tersebut belum tuntas 100 persen, hal itu disebabkan karena minimnya anggaran.

Namun demikian, lanjut Hery, dari beberapa tiang PJU yang dicopot pihak rekanan, sudah ada yang terpasang kembali dengan cara swadaya.

Baca Juga:  Humas Polda Jatim Gondol Dua Penghargaan dari Div Humas Polri

“Saat ini sisa 30 titik yang belum terpasang karena terkendala anggaran, tapi kalau tiang yang masih ada pondasinya, langsung kami pasang lagi. Itu kabelnya juga diputus kan, otomatis butuh biaya tambahan,” tuturnya.

Dia mengaku sudah beberapa kali mengajukan anggaran, namun hingga saat ini masih belum ada kepastian.

“Dari tahun 2022 sampai sekarang, kami sudah mengajukan anggaran untuk pendirian tiang PJU di ruas jalan raya Jrengik-Torjun. Mungkin pemkab masih terkendalan anggaran,” ungkapnya.

Disinggung soal tiang PJU yang dicopot rekanan, kenapa tidak di pasang kembali. Menurut pihak kontraktor, kata Hery, ruas tersebut termasuk jalan nasional.

Baca Juga:  Kasat Reskrim Polres Sampang Dalami Laporan Warga terkait Aksi Curanmor di Desa Taddan Camplong

“Waktu itu, kontraktornya bilang beberapa meter itu masih punya jalan. Sehingga kami minta kalau memang mau dicopot sekalian dengan pondasinya, biar saat dikembalikan tidak terlalu banyak biayanya,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru