Dua Warga Pamekasan Ini Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

- Admin

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Tinggal di rumah yang layak huni dan aman tentunya menjadi impian setiap orang, akan tetapi tidak dengan dua lansia asal Desa Jalmak, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan. Madura, Jawa Timur.

Kartini (64) dan Rini (62) dua saudara kandung itu tinggal di rumah dengan ukuran 4×4 meter, yang jauh dari kata layak, bahkan bisa dibilang sangat kumuh dan rentan dimasuki oleh hewan melata.

Bagaimana tidak, tempat tidur mereka yang mana kasurnya sudah sangat usang, menjadi satu dengan dapur dan tempat cuci piring, tampak juga dalam rumah tersebut lemari pakaian yang sudah rusak dan menjadi sarang tikus, sungguh sangat miris kehidupan dua lansia tersebut.

Baca Juga:  Berkunjung Serta Berikan Bantuan, Bentuk Kasih Sayang Bupati Pamekasan Kepada Nenek Alibudin dan Cucunya

Tidak hanya itu, bangunan rumah yang ditempati Kartini dan Rini, tanahnya merupakan milik warga sekitar yang prihatin dengan mereka berdua, sehingga mereka diperbolehkan menempatinya (hak pakai red), dengan aliran listrik yang numpang sama tetangga sekitar, serta membayar sebesar tiga puluh ribu setiap bulannya.

Sebelumnya, mereka punya rumah dan hidup baik-baik saja, akan tetapi karena suami mereka sama-sama meninggal dan banyak hutang, akhirnya rumah mereka dijual untuk bayar hutang.

Untuk Kartini mempunyai satu anak akan tetapi menurut pengakuannya, anaknya itu gak tau entah dimana rimbanya, sedangkan Rini sendiri tidak mempunyai keturunan.

Baca Juga:  Warga Miskin yang Tinggal di Rumah Tak Layak Huni Akan Dapat Program Bedah Rumah dari Baznas Sampang

“Saya bisanya mencari rongsokan kemudian dijual, untuk memenuhi kebutuhan saya dan adik, yang mana dalam dua minggu saya dapat uang 7.500 rupiah saja,” ucap Kartini kepada wartawan media ini saat ditemui di rumahnya pada selasa 10 Desember 2024 pagi.

“Kami berdua hanya bisa berdoa agar kami bisa memperbaiki rumah, tapi apalah daya itu hanya bisa menjadi sebuah mimpi, untuk makan saja masih nunggu pemberian dari orang baik,” ujarnya pilu.

Sementara itu menurut Kepala Desa Jalmak melalui Sekdesnya Imam Sudarta mengatakan bahwasanya, Kartini dan Rini merupakan penerima manfaat dari program pemerintah kabupaten, melalui Dinas Sosial kabupaten pamekasan.

Baca Juga:  Eksotik, Wisata Kampoeng Toron Samalem Pamekasan Sedot Wisatawan Luar Daerah

Imam menjelaskan mereka berdua merupakan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sekaligus menerima bantuan Peduli Lansia yakni berupa jatah makan dua kali dalam sehari.

“Saya akan coba koordinasikan dengan pak Kades dan pihak-pihak terkait, untuk masalah rumah dua lansia ini, semoga nantinya ada solusi sehingga rumah mereka bisa diperbaiki menjadi layak huni,” tutur Imam.

“Semoga saja dari Pemerintah Kabupaten bisa membantu untuk merenovasi rumah dua lansia ini,” harapnya.

Berita Terkait

Rumah Warga Kurang Beruntung Ambruk Saat Hujan, Wabup Bojonegoro dan OPD Blusukan Ke Rumah Korban
Aktivis Ketahanan Pangan Peduli Warga Bojonegoro yang Kurang Beruntung
Warga Jungcangcang Pamekasan Ini Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Setiap Harinya Serba Kekurangan
Yayasan Milik H. Her Memberikan Bantuan Bedah Rumah pada Warga Konang Pamekasan
Kandang Katandur Farm Menyerahkan Hewan Qurban Milik Presiden RI ke Bupati Pamekasan
Satu Rumah Warga di Sampang Roboh Diterjang Angin Kencang, BPBD Salurkan Bantuan
Bersama BPJS, Bupati Bojonegoro Berikan Santunan Jamsostek
Curhatan Polos Bocah SD ke Bupati Sampang Soal Jalan Rusak Berlumpur: Kapan Jalan Dibangun, Pak?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:43 WIB

Hadiri HUT PGRI ke-80, Bupati Bojonegoro Ingatkan Guru Berperan Penting Bangun Peradaban

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:36 WIB

PSHT Bojonegoro Kirim Dua Truk Bantuan, Kang mas Wahyu Subakdiono: Ini bentuk kepedulian sesama anak bangsa

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:20 WIB

Geger Mayat Tanpa Busana Mengapung di Perairan Pulau Mandangin Sampang

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:34 WIB

Kapolsek dan Dinas Pariwisata Bojonegoro Menyangkal Ada Penjarahan dan Pengrusakan saat Olimpiade Matematika di Gedung Serbaguna

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:43 WIB

Polemik Puskesmas Tanjungharjo Menyingkap Sengkarut Perizinan Sejumlah Bangunan di Bojonegoro

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:05 WIB

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Bojonegoro Gelar Lomba Cerdas Cermat

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:49 WIB

Pemkab Bojonegoro Kembali Kirim Bantuan ke Aceh dan Sumatera Utara dan Barat, Begini komentar Wakil Bupati

Senin, 8 Desember 2025 - 19:33 WIB

Praktisi Hukum Unigoro Ungkap Potensi Pidana Panitia Olimpiade Matematika di Bojonegoro

Berita Terbaru