Peresmian Gedung At Ta’awun Tower UM Surabaya di Gadang Sebagai Kampus Tertinggi di Jatim

- Admin

Sabtu, 9 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – gedung At – Ta’awun Tower di Universitas Muhamadiyah Surabaya atau UM surabaya di Resmikan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sabtu, 9 Maret 2024.

Selain Haedar Nashir dan dua menteri Jokowi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi serta Rektor Universitas Muhammadiyah Sukadiono juga turut meresmikan gedung yang di gadang sebagai gedung kampus tertinggi di Jawa Timur.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, gedung yang baru diresmikan itu bagian dari upaya Muhammadiyah ikut serta membangun peradaban bangsa. Sebagai lambang bahwa organisasi yang ia pimpin memiliki cita-cita luhur mewujudkan masyarakat Indonesia sehat lahir maupun batin.

Baca Juga:  Tabrakan Beruntun, Empat Kendaraan Ringsek

“Berakhlak mulia, religius, cerdas berilmu, sehat dan kuat. Kemudian mempunyai solidaritas sosial tinggi dan mempunyai tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi,” ujarnya.

At Ta’awun Tower juga dikatakan cendekiawan yang biasa disapa Buya Haedar ini sebagai bentuk komitmen Muhammadiyah, selalu terbuka menjalin kerjasama bersama pemerintah di bawah kepemimpinan siapapun.

“Siapapun pemerintahnya, dari fase ke fase, itu bagian integral dari kita berbangsa dan bernegara. Dan Muhammadiyah sejak era sebelum kemerdekaan sampai paska kemerdekaan selalu mengemban kolaborasi ini. Untuk apa? untuk kemajuan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga:  PT Mentariline Serahkan Kapal Kendhaga Nusantara ke PT Pelni

Buya Haedar menyampaikan, tantangan berbangsa dan bernegara semakin kompleks. Masalah indeks pembangunan manusia, pendapatan per kapita, persoalan moral hingga sosial, serta korupsi masih menghantui Indonesia sehingga harus menjadi agenda utama untuk diselesaikan.

“Dan kami memerlukan juga dukungan dan backup dari seluruh komponen bangsa dan media massa, agar membangun bangsa ini tidak sendiri-sendiri tapi bersama-sama. Kita membutuhkan kolaborasi dalam Negara Kesatuan Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Puluhan Rumah Warga, Satu Orang Terluka
Copet HP Panen di Gelaran Festival ‘SALAK’ Momen Tahunan di Desa Wedi Bojonegoro
Kronologi Lengkap Bocah 5 Tahun di Sampang Tewas Tenggelam di Sungai, Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB