Polres Bondowoso Amankan Oknum Pensiunan TNI yang Ancam Kasatpol PP, Diduga Dampak Penertiban Unit Usaha

- Admin

Kamis, 5 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Kepala Satpol PP Kabupaten Bondowoso Slamet Yantoko dikabarkan menjadi korban ancaman tindak kekerasan oleh oknum pensiunan TNI, Kamis, 5 Januari 2023 petang.

Peristiwa ini disinyalir merupakan dampak dari penertiban sebuah unit usaha di Bondowoso.

Oknum pensiunan TNI berinisial G bersama rekan-rekannya berhasil diamankan langsung oleh Kapolres dan Dandim Bondowoso.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya, mas,” jawab Kapolres AKBP Wimboko menjawab via pesan singkat SUARABANGSA.co.id, Kamis 5 Januari 2023 malam.

Seorang anggota satpol PP Kabupaten Bondowoso yang enggan disebutkan namanya mengaku menjadi saksi peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Bovel Gandengan Lepas, Truk Gendeng Diseruduk Truk Tengki di Tol Surabaya-Gersik

“Saya sama pak kabid ditelpon sama pak kasat. Katanya ada banyak orang gedor-gedor pintu, ngamuk,” katanya.

Kemudian, dia pun mendatangi rumah Kasatpol PP yang berada di Desa Kembang, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.

“Sampai sana ada sekitar 4-5 orang ngamuk di depan pintu rumah, sementara pak kasat masih di dalam,” ungkapnya.

Karena khawatir, dia bersama rekan Satpol PP lainnya tidak berani mendekat.

“Kami dari orang-orang yang ngamuk itu jaraknya sekitar 100 meter,” sebutnya.
Kapolres dan Dandim Bondowoso turun langsung ke tempat kejadian perkara dan menangkap para pelaku.

Baca Juga:  Tim Senyap Rimba Ringkus Pencuri Kayu Jenis Sonokeling di Bondowoso

Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Agus Purnomo mengaku masih memintai keterangan

“Iseh klarifikasi ini (masih klarifikasi ini),” tulis Kasatreskrim dikonfirmasi terpisah.

Seorang sumber kuat menyatakan bahwa upaya pembunuhan itu disinyalir gegara penertiban sebuah unit usaha.

“Mungkin gara-gara sakit hati dampak penertiban usaha billiard,” sebut narasumber tersebut.

Berita Terkait

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:04 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:04 WIB

VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:58 WIB

Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:17 WIB

Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:19 WIB

153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika

Berita Terbaru