Bersama ARK, NU Lenteng Barat Gelar Baksos Peduli Uang Saku

- Admin

Sabtu, 3 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bersama Komunitas anak muda Arrahmah Rumah Kita (ARK), NU Lenteng Barat Sumenep menggelar aksi sosial pendidikan berupa peduli santri dan pelajar yang berkebutuhan sangoh (uang saku).

ARK sendiri merupakan komunitas anak muda mayoritas pelajar yang memiliki kepedulian terhadap anak dengan uang saku pas-pasan hingga kehilangan orientasi belajar dan bahkan terancam putus sekolah.

Para anggota ARK rela menyisihkan uang sakunya sekali dalam seminggu ditabung untuk disalurkan pada kegiatan sosial.

“ARK tak ingin ada anak usia sekolah yang gagal mencari ilmu karena hanya karena tak ada uang saku,” Kata Direktur ARK, Qutwatul Hasna.

Sasaran ARK tidak hanya sebatas anak yatim tapi juga untuk warga prasejahtera. ARK lebih memilih term prasejahtera dari pada duafa’.

Baca Juga:  Waka Polres Pamekasan Cek Anggota di Lapangan Yang Melakukan Giat Penyekatan

“Kriteria penerima program sango adalah Santri atau Siswa Madrasah yang sedang menempuh pendidikan formal maupun nonformal. Penerima merupakan pelajar dari keluarga prasejahtera dan yatim yang masuk katagori prasejahtera,” sebutnya.

Penerima manfaat dilakukan secara selektif agar betul-betul tepat guna. Bukan dapat bantuan pendidikan tapi dibelikan paket data atau HP atau keperluan lainnya.

ARK bersama PRNU Lenteng Barat berkolaborasi dalam Program Sango (uang saku). Uang saku diberikan kepada pihak sekolah tempat penerima menempuh pendidikan untuk diberikan setiap hari dengan nominal Rp 5.000.

“Jadi, penerima manfaat tidak menerima langsung cash melainkan diberikan setiap hari oleh pendamping yang ditunjuk oleh pihak sekolah.” Pungkasnya.

Baca Juga:  Pelayanan PLN Bojonegoro Dikeluhkan, Masalah Pembayaran?

Fatimatuzzahrah, Siswi kelas IX MTs Al-falah dan Rofiki Siswa kelas 5 MI Darul Ulum masing-masing menerima uang saku harian Rp 1.500.000 untuk satu tahun.

“Program ini berkelanjutan. Dan bisa mendapatkan Beasiswa Prestasi jika siswa dalam binaan ARK memiliki kemampuan di bidang Nahwu dan baca kitab kuning,” urainya.

Sementara itu, Ketua Ranting NU Lenteng Barat, K. M. Sukran Hamidy berkomitmen agar NU Ranting ke depan menyeimbangkan antara aksi sosial dan kegiatan seremonial.

“Pemberian ‘Sango’ harian dan Sedekah kreatif Jalan-jalan sehat santri di gelaran Peringatan Hari Santri Nasional bulan lalu adalah bagian kecil dari awal aksi sosial kami,” kata Kiai Sukran kepada media.

Baca Juga:  Siswa Sebelum Vaksinasi, Dinas Pendidikan Bondowoso Larang Masuk Sekolah

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi Ketua PCNU Sumenep, KH. Panji Taufik. Menurutnya, NU Ranting ke depan juga harus mengurus persoalan sosial kemasyarakatan.

“Jangan sampai ada orang sakit di Lenteng Barat tidak ada yang mengurus,” kata Ketua PCNU Sumenep, KH. Panji Taufik.

Pihaknya berharap, NU ranting Lenteng Barat Menjadi pionir bagi ranting-ranting yang lain untuk pemberdayaan masyarakat.

Dukungan senada juga disampaikan KH. Musleh Adnan yang hadir dalam kegiatan Pelantikan NU Lenteng Barat sebagai penceramah.

“Semoga program Sango besutan NU Ranting Lenteng Barat kerjasama dengan ARK bisa menginspirasi pada kita semua untuk juga turut melakukannya hal yang sama,” sebutnya. (*)

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB