Pasar Pangan Murah Jatim di Jember, Ada Ikan Tongkol hingga Layang Benggol

- Admin

Minggu, 20 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, SUARABANGSA.co.id – Beragam bahan pangan tersedia di Pasar Pangan Murah yang digelar oleh Pemprov Jawa Timur. Saat diadakan di Kabupaten Jember, penyelenggara menyediakan ikan tongkol hingga layang benggol.

Ikan tongkol sendiri merupakan golongan ikan tuna kecil dengan ciri badan memanjang, tidak memiliki sisik dengan tekstur sirip punggung keras. Sedangkan layang benggol, bentuknya hampir menyerupai tongkol. Hanya saja ukuran badan lebih kecil.

Di Pasar Pangan Murah, kedua ikan yang banyak dimanfaatkan untuk pemindangan dan dikirim ke luar daerah untuk pengalengan tersebut dijual Rp 10.000 per kilogram bagi tongkol dan hanya Rp 7.000 per kilogram bagi ikan layangan benggol.

Baca Juga:  Minimarket Semakin Menjamur, Ketegasan Pemkab Sampang Ditunggu para Pedagang Tradisional

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) Adhy Karyono, saat meninjau kegiatan pasar pangan murah di halaman Kantor Bakorwil Kabupaten Jember mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Sehingga tujuan untuk melindungi daya beli masyarakat paska kenaikan bahan bakar minyak dapat terwujud. Inflasi pun menjadi terkendali,” katanya, Sabtu (19/11/2022).

Untuk itu, dirinya mengharapkan semua masyarakat terutama dari kalangan warga paling terdampak kenaikan BBM supaya memanfaatkan momen tersebut.

“Semakin banyak yang memanfaatkan, maka tujuan pemerintah menekan inflasi daerah akan tercapai,” lanjut dia.

Baca Juga:  Rokok Ilegal Makin Marak di Sumenep, AMOS 'Protes' dengan FGD

Ia menambahkan, bahan pangan yang tersedia di Pasar Pangan Murah dijual dengan harga terjangkau. Kendati murah, Adhy memastikan bila bahan pangan yang dijual tetap berkualitas.

“Harga kebutuhan bahan pangan pokok di Gelar Pasar Pangan Murah berkualitas, dipastikan lebih murah di bawah harga pasar,” tandasnya.

Berikut rekapitulasi harga bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

1. Bawang merah, harga Rp. 26. 000/Kg.
2. Bawang putih, harga Rp. 18.000/Kg.
3. Cabai Rawit, harga Rp. 5.000/0,25 Kg
4. Cabai merah besar, harga Rp. 4.000/0,25 Kg
5. Gula pasir, harga Rp. 12.000/Kg
6. Minyak goreng minyak kita, harga Rp. 12.500/L
7. Beras medium, harga Rp. 9.400/Kg
8. Beras premium, harga Rp. 10.000/Kg.
9. Telur ayam ras, harga Rp. 25.000/Kg
10. Daging ayam ras, harga Rp. 25.000/ekor
11. Ikan Layang Anggur, harga Rp. 12.000/pack.
12. Ikan cakalang besar, harga Rp. 100.000/ekor
13. Tongkol, Rp. 10.000/kg
14. Layang benggol, Rp. 7.000/Kg.

Baca Juga:  Gempur Rokok Ilegal, PWI Jember dan Bea Cukai Gandeng Jurnalis Muda

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru