Usai Lantik Sekdaprov Jatim, Gubernur Khofifah Langsung Pimpin Rakor

- Admin

Jumat, 15 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Adhy Karyono sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim. Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Adhy dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/7).

Adhy Karyono dilantik sebagai Sekdaprov Jatim bedasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79/TPA Tahun 2022 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) di lingkungan Pemprov Jatim.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah meminta kepada Adhy untuk segera gaspol dalam melaksanakan sejumlah pekerjaan yang sudah menunggunya. Diantaranya yakni merumuskan RAPBD Tahun 2023 yang harus segera dibahas bersama DPRD Prov Jatim.

Khofifah meminta Adhy bersama seluruh OPD dapat membangun sinergitas dengan maksimal terutama kesiapannya dalam membahas Rancangan APBD 2023 serta RKPD yang proses finalisasi terus dilakukan dengan Kemendagri.

Baca Juga:  Gunung Semeru Erupsi, Warga Berhamburan Mengungsi

“RAPBD 2023 harus nyambung dengan RPJMD dan nyambung dengan RKPD,” tegas Mantan Menteri Sosial tersebut.

Oleh Khofifah, Adhy juga diminta untuk mengawal ketat tercapainya Indeks Kinerja Utama (IKU). Terlebih Jatim selalu berada diatas target yang telah ditetapkan.

“Allhamdulillah, dari 11 IKU Prov Jatim selalu berada diatas target yang telah ditetapkan. Oleh karenanya, RPJMD harus menjadi acuan dalam program program strategis yang telah dibahas bersama jajaran DPRD Jatim,” terangnya.

Agar seluruh pekerjaan tuntas dan maksimal, Khofifah berpesan agar Adhy mampu mengelola orkestrasi tersebut dengan baik. Sekda, kata Khofifah, adalah dirigen sehingga wajib hukumnya membangun kolaborasi dan sinergitas dengan banyak elemen strategis.

Baca Juga:  Gelar FKP, Pemkab Bojonegoro Bahas 7 Isu Prioritas di 2024, Ini Poin-poinnya

“Jika diibaratkan marching band, setiap intansi memiliki keahlian di masing masing alat musik yang tujuan akhirnya memberikan percepatan kesejahteraan bagi masyarakat Jatim,” ungkapnya.

“Orkestrasi ini menjadi bagian penting dengan varian tugas, program yang akan memberikan signifikansi terhadap upaya percepatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” jelasnya.

Berbagai capaian prestasi pemprov Jawa Timur membuktikan bahwa kolaborasi dan sinergitas serta kerjasama semua pihak terbangun sangat luar biasa. Patnership yang dibangun dengan semua institusi strategis telah menjadi kekuatan dalam membangun Provinsi Jawa Timur.

“Kerjasama dengan perguruan tinggi dan media juga menjadi modal penting. Kesemuanya ini adalah bentuk kerjasama Pentahelix Approach. Pentahelix Approach menjadi hal yang penting untuk bekerja, bergerak dan berlari secara bersama maka orkestrasi menjadi hal yang sangat penting, ” Terangnya.

Baca Juga:  Satgas Gakkum Polda Jatim, Bongkar Penjualan Oksigen Tak Sesuai HET di Sidoarjo

Khofifah juga berharap agar sekda yang baru dapat segera adaptasi dengan tugas yang harus diembannya maka Gubernur Khofifah langsung menggelar rakor yang dipimpinnya sendiri bersama Wagub Emil Dardak bersama semua perangkat daerah.

“Tujuan menggelar rakor untuk memperkenalkan semua kepala perangkat daerah beserta tupoksinya kepada Sekdaprov yang baru,” pungkasnya.

Untuk diketahu, Adhy Karyono terpilih bedasarkan penilaian akhir dari Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) setelah melewati seluruh tahapan seleksi mulai dari seleksi administrasi, assessment, penulisan makalah, wawancara dan rekam jejak. Adhy Karyono adalah mantan Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial RI dan Staf Ahli Menteri Sosial RI.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru