Bangkitkan Ekonomi, PT BPRS Bakti Artha Sejahtera Sampang Luncurkan Program Sahabat UMKM

- Admin

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengalami penurunan pendapatan secara drastis atau bahkan gulung tikar selama masa pandemi Covid-19.

Di tengah situasi krisis ini, perbankan menjadi salah satu sektor yang diharapkan dapat berpartisipasi mendorong pemulihan ekonomi.

Bertepatan dengan refleksi 3 tahun kepemimpinan Bupati H Slamet Junaidi dan Wakil Bupati H Abdullah Hidayat, PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bakti Artha Sejahtera (BAS) melaunching program Sahabat UMKM.

Launching tersebut ditandai dengan penyerahan pembiayaan kepada 15 pelaku usaha UMKM yang ada di Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Diduga Gara-gara Bakar Sampah, Atap Gedung SDN Pasean Sampang Dilalap Api

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten setempat, PT BPRS BAS memiliki komitmen yang selaras dengan pemerintah daerah untuk membangkitkan kembali UMKM sebagai langkah pemulihan ekonomi.

Direktur Utama PT BPRS Bakti Artha Sejahtera Sampang, Syaifullah Asyik menyebut, saat ini pertumbuhan ekonomi di Sampang tertekan akibat pandemi Covid-19 dan mengalami kontraksi cukup dalam.

“Bank Sampang ingin hadir dengan memberikan stimulus untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang mikro dan ultra mikro yang dikemas dalam bentuk pembiayaan Sahabat UMKM,” ujarnya, Senin (31/01/2022).

Baca Juga:  Dipecat Sepihak, Ternyata Belasan Pekerja PT NIM Tanpa Dikasih Pesangon

Menurutnya, ada dua paket yang digulirkan oleh PT BPRS BAS yakni paket pertama adalah pembiayaan dengan plafon dibawah Rp 5juta tanpa jaminan.

“Paket pertama itu jaminannya hanya rekomendasi dari sesama pedagang yang tergabung dalam satu paguyuban atau komunitas,” imbuhnya.

Kemudian, lanjutnya untuk paket kedua adalah pembiayaan dengan plafon diatas Rp 5juta hingga Rp 50juta dengan jaminan BPKB maupun sertifikat. Kedua paket tersebut jangka waktunya sama, bisa 36 bulan atau 3 tahun.

“Untuk marginnya pun juga sama, yakni sebesar 5 persen per tahun. Jadi, misalnya pembiayaan Rp 1juta cukup membayar margin sebesar Rp 50ribu dalam setahun,” paparnya.

Baca Juga:  Tubruk Truk Fuso dari Belakang, Honda Brio Ini Penyok

Syaifullah berharap, paket stimulus yang diberikan dapat membangkitkan perekonomian masyarakat akibat pandemi. Serta dapat menjadi modal untuk melanjutkan usaha yang terkendala akibat Covid-19.

“Dengan adanya angsuran yang super ringan tiap bulannya itu, para pedagang bisa lebih cepat lagi dalam memutar uangnya. Kan ada tambahan modal, dagangannya bisa naik, omzetnya pun bisa naik,” tandasnya.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional
Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru