Terapkan Prokes Ketat, Destinasi Wisata di Sampang Siap Sambut Wisatawan

- Admin

Kamis, 12 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Para pengelola objek wisata di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menyambut baik dengan rencana pemerintah yang akan membuka kembali destinasi wisata.

Rencananya semua objek wisata di Kota Bahari itu bakal diperbolehkan menerima kunjungan wisatawan dengan berbagai persyaratan, salah satunya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Bambang Setiadi, salah satu pengelola wisata menyambut baik keputusan pemerintah membuka kembali objek wisata. Namun, ia mengaku masih belum menerima pemberitahuan secara resmi dari pemerintah daerah terkait dibukanya kembali objek wisata.

Baca Juga:  Tabungan Raib Ditarik Orang Tak Dikenal, Nasabah di Sampang Minta Bank BCA Tanggung Jawab

“Tentu kami sambut baik ya, tapi hingga saat ini kami masih belum terima pemberitahuan. Namun, kami sudah menyiapkan regulasi di masa PPKM Level dua ini,” terangnya kepada kontributor suarabangsa.co.id, Kamis (12/08/2021).

Pria yang menjabat General Manager di Pantai Wisata Camplong itu menambahkan, regulasi terkait memberlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di kawasan wisata pantai Camplong antara lain, para pengunjung dihimbau sudah tervaksin dengan menunjukkan bukti vaksin.

Selain itu, pengelola juga menyediakan tempat mencuci tangan. Para wisatawan wajib menggunakan masker dan akan melewati pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk.

Baca Juga:  Ziarah ke Makam Leluhur, Pj Bupati Peringati Hari Jadi Kabupaten Sampang ke 401

“Kapasitas pengunjung maksimal 25 persen, setiap pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan dan di cek suhu tubuh bilamana lebih dari 37 derajat celcius tidak diperkenankan masuk,” bebernya.

Bahkan untuk para wisatawan yang belum vaksinasi, pihaknya telah menyediakan loket vaksin bekerjasama dengan puskesmas setempat. Kapan objek wisata ini akan dibuka menurutnya masih menunggu arahan dari Pemkab Sampang.

Meskipun demikian, sembari menunggu arahan dari pemerintah, pihak pengelola objek wisata tersebut telah mengupayakan kesiapan saat pengunjung mulai berdatangan.

Baca Juga:  Versi Quick Count TerUKUR, Fauzi-Eva Unggul 3,3 Persen

“Jam kunjung akan kami batasi maksimal tiga jam dan untuk membantu memantau protokol kesehatan, kami juga kerjasama dengan pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Dengan kembali diizinkannya menerima kunjungan wisatawan, Bambang berharap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan obyek wisata Pantai Camplong dapat bergerak lagi.

“Karena wisata tidak boleh buka, para pedagang praktis tidak mendapatkan penghasilan, begitu pun dengan warga sekitar yang mendapatkan penghasilan tambahan di kawasan wisata ini,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru