Meski Status PPKM di Sampang Masuk Level Tiga, Objek Wisata Masih Boleh Buka

- Admin

Sabtu, 9 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur berada di level 3 dalam masa perpanjangan PPKM di Jawa-Bali. Meski demikian, pemerintah setempat masih mengizinkan tempat wisata untuk beroperasi dan menerima kunjungan umum.

Dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) No 39/2021 memang diatur ketentuan pembukaan objek wisata di daerah PPKM Level 3. Meski begitu ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan oleh para pengelola wisata.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sampang, H Yuliadi Setiyawan. Menurutnya, tempat wisata masih boleh buka namun mewajibkan wisatawan yang datang menunjukkan surat vaksinasi COVID-19 serta mematuhi protokol kesehatan ketat.

Baca Juga:  Sebut Kampungnya Tak Aman, Pengusaha Muda Desa Tambaan Camplong Ini Resah

“Masih boleh dibuka, namun harus menerapkan prokes ketat, pengunjung wajib menunjukkan surat sudah divaksin dan nantinya ditempat wisata itu juga harus menyediakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining,” katanya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id via telepon selulernya, Sabtu (09/10/2021).

Meski berstatus level 3, ungkapnya, tingkat penularan di Sampang sudah terkendali, hanya saja pencapaian vaksinasinya yang belum maksimal, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan persentase agar Sampang dapat kembali masuk ke level 1.

“Kita akan mendorong di berbagai tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk mewajibkan vaksinasi, artinya bagi yang belum divaksin nantinya akan divaksin ditempat itu,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemilik Tempat Karaoke di Surabaya Berurusan Dengan Polda Jatim

Karena itu, H Yuliadi meminta dukungan semua pihak, baik pengelola objek wisata maupun pengelola rumah makan serta para penyedia fasilitas umum untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Nantinya, kata dia, setiap rumah makan atau restoran disiapkan barcode aplikasi pedulilindungi. Selain itu, pengunjung juga diingatkan untuk mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak

“Jangan sampai lengah dengan adanya kelonggaran ini. Mari Sampang ini kita jaga bersama untuk tetap menjaga dan disiplin protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan,” tandasnya.

Baca Juga:  Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep

Untuk diketahui, Kabupaten Sampang sebelumnya berstatus PPKM Level 1. Namun pemerintah pada 5 Oktober lalu menaikkan statusnya menjadi PPKM Level 3. Hal itu disebabkan capaian vaksinasinya yang masih rendah, yaitu baru 13,80 persen.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Berita Terbaru