Terimbas Covid-19, Penumpang di Pelabuhan Tanglok Sampang Turun Hingga 50 Persen

- Admin

Sabtu, 24 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Imbas pandemi Covid-19 membuat perekonomian di segala bidang menurun. Tak terkecuali bidang transportasi laut, seperti yang terjadi di Pelabuhan Tanglok, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pelabuhan Tanglok yang sehari-hari menyeberangkan penumpang dari Pulau Mandangin ke kota Sampang dan sebaliknya itu kini mengalami penurunan secara drastis. Bahkan, turun hingga sekitar 50 persen jika dibandingkan sebelum pandemi.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, kondisi ini mengakibatkan pendapatan para awak kapal motor turun drastis. Bahkan, mereka kerap pulang tidak membawa hasil (uang).

Baca Juga:  Peran Linmas dalam Kehidupan Masyarakat Bojonegoro

“Penumpang sepi. Apalagi ada PPKM Darurat, cari 10 orang penumpang saja susah. Turunnya sangat drastis sekitar 50 persen,” tutur Satun, salah seorang pengemudi kapal motor, Sabtu (24/07/2021).

Lantaran sepi penumpang, kondisi perekonomiannya pun semakin menurun. Dan pendapatan dari kapal motor tak sebanding dengan biaya operasionalnya, seperti biaya bahan bakar dan setoran harian.

“Kalau kondisi seperti ini apanya yang mau di setor. Kadang hasil sehari itu sudah habis buat beli bahan bakarnya, satu PP (pulang-pergi) saja habis solar 20 liter,” keluhnya.

Baca Juga:  BPBD Sampang Beri Bantuan Pada Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Desa Prajjan Camplong

Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa pasrah dalam menghadapi kondisi usaha jasa transportasi yang semakin terpuruk ini. Sebab dirinya harus tetap bekerja lantaran demi kebutuhan hidup keluarganya.

“Ya mau bagaimana lagi. Meski hasilnya pas-pasan, ya tetap bekerja. Siapa yang mau memenuhi kebutuhan anak istri di rumah,” imbuhya.

Satun pun berharap pemerintah memberikan sedikit perhatian kepada nasib para awak kapal motor. Ia juga berharap, fenomena sepinya penumpang segera berakhir. Hal itu tidak terlepas dari beban ekonomi yang harus ditanggung.

Baca Juga:  Kasat Reskrim Polres Sampang Dalami Laporan Warga terkait Aksi Curanmor di Desa Taddan Camplong

“Saya berharap agar pemerintah dapat mengatasi pandemi, sehingga Covid-19 segera berlalu. Saya mempercayakan sepenuhnya penanganan Covid-19 kepada pemimpin negeri yang telah diamanahi oleh rakyat kecil,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru