Jelang Bulan Agustus, Penjual Bendera Merah Putih di Sampang Mulai Menjamur

- Admin

Sabtu, 29 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Jelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) penjual bendera dan umbul-umbul khas 17 Agustusan mulai bermunculan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Meski peringatan HUT ke-78 RI pada 17 Agustus 2023 itu masih beberapa minggu, namun kesempatan mengais rezeki tahunan tersebut mulai menggeliat.

Seperti di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang. Deretan bendera berbagai ukuran serta umbul-umbul telah menghiasi trotoar jalan.

Rata-rata, barang yang dijual berwana merah-putih. Bentuk dan ukuran yang dipajang juga berbeda. Ada yang memanjang dan ada juga berbentuk setengah bulat.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, seorang penjual terlihat sedang merapikan umbul-umbul tersebut, agar berkibar rapi dan tidak terlipat.

Salah seorang penjual bendera, Sunadi mengaku jika setiap akhir Juli hingga Agustus, ia selalu aktif menjual beragam atribut untuk menyambut perayaan hari Kemerdekaan RI.

Pria berusia 45 tahun itu mengatakan, dirinya datang ke Sampang tidak sendirian, melainkan bersama temannya secara berkelompok. Mereka sama-sama berjualan bendera merah putih dan juga umbul-umbul.

Baca Juga:  Kabag Umum dan Keuangan DPRD Bojonegoro Pastikan Tidak Ada Pemecatan Satpam PHL

“Setiap tahun berjualan bendera dan saya baru kemarin tanggal 24 Juli, yang mulai berjualan bendera. Ada juga teman-teman yang sudah mengawali berjualan beberapa minggu lalu,” kata Sunadi saat ditemui di lapaknya, Sabtu (29/07/2023).

Sunadi menuturkan, bahwa untuk variasi bendera yang dijualnya masih sama dan tidak ada perubahan untuk setiap bendera.

“Kalo variasi bendera masih sama ya, gitu-gitu aja tidak ada perubahan,” ujarnya.

Diungkapkan Sunadi, biasanya penjualan akan mulai ramai dari tanggal 1 sampai 5 Agustus karena mulai banyak pembeli yang datang.

Kata dia, Untuk harga bendera yang dijual beragam, dimulai dari harga termurah Rp5 ribu, Rp15 ribu, Rp50 ribu sampai Rp200 ribu dari ukuran kecil hingga yang besar.

“Barang dagangan ini saya bawa dari Bandung. Ambil dari sana, kemudian saya jual di sini. Soal harga bervariasi sih, tergantung ukuran dan coraknya,” tuturnya.

Baca Juga:  Diduga Langgar Kode Etik Advokat, Warga Sampang Laporkan Tiga Oknum Pengacara Ke Dewan Kehormatan Peradi dan KAI

Tidak hanya Sunadi, beberapa penjual yang sama juga nampak mangkal dan menyebar di sepanjang jalan nasional di Kecamatan Sampang.

“Semoga ini menjadi berkah bagi saya setelah pandemi Covid-19 berlalu. Alhamdulillah, sudah ada yang membeli baik perorangan atau dari perkantoran,” kata Danang (40) pedagang lainnya.

Pria asal Garut, Jawa Barat itu mengaku, selama beberapa hari menjajakan barang dagangannya belum banyak pembeli. Danang memprediksi, meningkatnya penjualan bendera terjadi pada 30 Juli hingga 8 Agustus 2023.

“Saat ini masih sepi, baru satu dua orang saja yang menanyakan harga dan yang beli juga belum banyak. Kalau sudah tanggal 30 Juli mulai ramai. Puncak ramainya biasanya di tanggal 8 Agustus ke atas,” kata dia.

Danang juga mengaku, dirinya tidak hanya menjual umbul-umbul, melainkan beragam bentuk bendera dengan warna merah putih.

Baca Juga:  40 Produk Wira Usaha Baru Pamekasan Warnai Penyelenggaraan MTQ yang ke XXIX Jatim

“Dari mulai bendera berbentuk background, bendera merah putih berukuran kecil, bendera plastik, dan juga bendera merah putih berbentuk persegi panjang untuk dikibarkan di rumah,” bebernya.

Danang menambahkan, dari usaha bendera merah putih tersebut ada pesan yang disampaikan. Yaitu menanamkan nilai-nilai patriotisme terhadap masyarakat.

Sebab, sambung Danang, melihat bendera merah putih menjadi penyemangat dalam mengenang perjuangan para pahlawan.

“Menjual bendera merah putih ini saya sangat bersemangat, sebab ini bentuk perjuangan saya untuk menanamkan nilai patriotisme kepada masyarakat khususnya generasi muda,” katanya.

Menurut Danang, dirinya berjualan lebih awal, untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bendera atau umbul-umbul yang akan dipasang di lingkungan rumah, perkantoran atau sekolah.

“Yuk semarakan hari Kemerdekaan Indonesia dengan memasang bendera atau umbul-umbul di kediaman masing-masing,” pungkas Danang.

Berita Terkait

Polemik PAW Desa Bandungrejo Memanas, Istri Ketua BPD Laporkan Akun Facebook ke Polres Bojonegoro
Sinergi Bojonegoro: Setyo Wahono & Nurul Azizah Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Hidupkan Kembali Budaya ‘Sambatan’
Waspada, Modus Pemerasan Oknum Catut Nama Media Suara Bangsa Sasar Pengelolaan Dana Desa di Bojonegoro
Dishub Bojonegoro Tegaskan Portal Jembatan TBB Sesuai Regulasi Zero ODOL, Beri Toleransi lebar hingga 2,3 Meter
BPD Bandungrejo Enggan Gelar Musdes PAW karena Persoalan Anggaran Lama, Komisi A DPRD Bojonegoro Desak Percepatan
Surplus 176 Ribu Ton, Stok Kedelai Nasional Aman hingga Lebaran 2026
Capaian Proyek Minim, Komisi D DPRD Bojonegoro Evaluasi Realisasi Anggaran Dinas PU SDA 2025
Banjir Kiriman Hulu Temayang Rendam Tiga Desa di Kapas Bojonegoro, Polsek Siaga Penuh di Jalur Utama

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:31 WIB

Polemik PAW Desa Bandungrejo Memanas, Istri Ketua BPD Laporkan Akun Facebook ke Polres Bojonegoro

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:07 WIB

Sinergi Bojonegoro: Setyo Wahono & Nurul Azizah Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Hidupkan Kembali Budaya ‘Sambatan’

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:21 WIB

Waspada, Modus Pemerasan Oknum Catut Nama Media Suara Bangsa Sasar Pengelolaan Dana Desa di Bojonegoro

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:56 WIB

BPD Bandungrejo Enggan Gelar Musdes PAW karena Persoalan Anggaran Lama, Komisi A DPRD Bojonegoro Desak Percepatan

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:53 WIB

Surplus 176 Ribu Ton, Stok Kedelai Nasional Aman hingga Lebaran 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:41 WIB

Capaian Proyek Minim, Komisi D DPRD Bojonegoro Evaluasi Realisasi Anggaran Dinas PU SDA 2025

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:59 WIB

Banjir Kiriman Hulu Temayang Rendam Tiga Desa di Kapas Bojonegoro, Polsek Siaga Penuh di Jalur Utama

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:25 WIB

Antisipasi Penonaktifan PBI Pusat, Pemkab Bojonegoro Jamin Kepesertaan BPJS 53 Ribu Warga Lewat APBD

Berita Terbaru