Jenazah PMI Asal Jrengik Sampang yang Meninggal di Malaysia Tiba di Rumah Duka

- Admin

Rabu, 17 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Jenazah Aruman (52) seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Negeri Malaysia beberapa waktu lalu, akhirnya tiba di rumah duka di Dusun Bendungan, Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada Rabu (17/03/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan informasi suarabangsa.co.id, pemulangan jenazah almarhum ini dibantu oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Serang yang bekerjasama dengan BP2MI Pamekasan serta Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP Naker) Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Balita Penderita Hidrosefalus Anak Keluarga Miskin di Sampang Butuh Uluran Tangan Dermawan

Plt Kabid Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja DPMTSP Naker Kabupaten Sampang, Agus Sumarso mengatakan, kepulangan jenazah almarhum PMI tersebut difasilitasi oleh BP2MI Serang yang bekerjasama dengan BP2MI Pamekasan dan DPMTSP Naker Sampang dari Jakarta hingga ke rumah duka.

“Hari ini kami berkoordinasi dengan BP2MI Serang untuk melakukan penjemputan dan sekaligus juga mengantarkan ke rumah duka di kampung halamannya. Biaya kepulangan jenazah almarhum semuanya ditanggung oleh pemerintah Indonesia,” paparnya.

Menurutnya, almarhum terkena stroke ketika masih berada di Malaysia. Pada saat itu, Aruman mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri, kemudian dibawa ke salah satu klinik di negara setempat.

Baca Juga:  Tim Resmob Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jatim Tembak Mati Pelaku Ranmor

“Kematian almarhum disebabkan akibat penyakit darah tinggi dan stroke,” ungkapnya.

Ia mengharapkan kepada para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) bila berniat bekerja ke luar negeri agar dilaksanakan secara prosedural yang terlindungi dan bermartabat. PMI merupakan pahlawan devisa negara yang dilindungi oleh hukum.

“Kami Pemkab Sampang mengimbau kepada calon PMI yang hendak bekerja ke luar negeri harus melalui jalur resmi, sebab bilamana ada permasalahan di tempat kerja, pemerintah Indonesia bisa membantu dan juga melindungi yang bersangkutan,” tandasnya.

Baca Juga:  Seorang Pria di Sampang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Berita Terkait

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Berita Terbaru