Wisatawan Berdatangan, Prokes di Pantai Wisata Camplong Sampang Diawasi Secara Ketat

- Admin

Minggu, 16 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Libur lebaran 2021 atau Idulfitri 1442 Hijriah, objek wisata alam Pantai Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tetap buka dan melayani setiap harinya namun mewajibkan seluruh pengunjung ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Kendati demikian, jumlah wisatawan tidak sebanyak saat moment lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Mengingat pada tahun ini diterapkan larangan mudik guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, aparat gabungan TNI dan Kepolisian terus menekankan pelaksanaan prokes (protokol kesehatan) bagi wisatawan. Di pintu gerbang sebelum masuk, pengunjung sudah diberi arahan melalui pengeras suara. Mereka diwajibkan memakai masker.

Bati Tuud Koramil 0828/02 Camplong Pelda Eko Hariyanto mengatakan, bahwa pengawasan yang dilakukan TNI-POLRI ditempat wisata ini merupakan upaya untuk mencegah timbulnya cluster baru yang berawal dari ketidak disiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan saat berada di tempat wisata.

Baca Juga:  Belum Usai Polemik Larangan Mudik, Para Pimpinan OPD Sumenep Malah Gelar Acara di Luar Kota

“Guna mecegah penyebaran Covid-19 kami bersama Kepolisian terus melakukan pengawasan prokes secara ketat. Protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan selama berwisata,” katanya ditemui dilokasi, Minggu (16/05/2021).

Ia menjelaskan prokes yang wajib diikuti pengunjung ketika di area Pantai Wisata Camplong tersebut yakni memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi.

“Kami cek setiap pengunjung datang untuk memastikan bahwa prokes dijalankan. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat berwisata di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

Baca Juga:  Petualangan Oknum Kades di Bojonegoro Berakhir di Penjara

Menurut Eko, masih banyak pengunjung yang kurang disiplin menerapkan protokol kesehatan. Petugas pemantau tak segan menegur.

“Kami tidak segan menyetop dan melarang pengunjung yang abai protokol kesehatan untuk memasuki obyek wisata ini. Kami tegur untuk memakai maskernya,” paparnya.

Ia mengimbau agar warga yang akan menikmati suasana pantai selalu mentaati protokol kesehaatan yang berlaku, guna mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19. Dalam pengawasan itu, pihaknya tak pernah bosan untuk mengingatkan para pengunjung agar tak mengendurkan disiplin prokes.

“Karena disiplin adalah kunci memutus mata rantai penyebaran Covid-19, jadi kami mohon tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Eko.

Sementara itu, salah seorang wisatawan yang mengaku berdomisili di Kabupaten Pamekasan, Madura, Yanto mengaku tetap berusaha menerapkan prokes meskipun kadang maskernya dibuka untuk sekedar berswafoto.

Baca Juga:  Apes, Pria Asal Camplong Diamuk Massa Usai Kepergok Curi Motor di Desa Tanggumong Sampang

“Tetapi sebelumnya, saya pastikan tidak ada orang lain di sekitar saya. Kalau sekiranya enggak ada orang lain, saya baru buka masker untuk berfoto, setelah itu dipakai lagi,” kata Yanto.

Ia mengaku senang karena pemerintah tidak menutup objek wisata, sehingga warga yang tidak mudik masih bisa menghilangkan kejenuhan saat libur Lebaran.

“Bayangkan saja kalau seluruh objek wisata ditutup, para perantau yang tidak bisa mudik seperti saya mau ngapain selama di perantauan. Kerjaan libur, di rumah terus ya bosan, sehingga saya bersama keluarga memutuskan untuk berwisata saja,” ujar perantau asal Jawa Barat itu memungkasi.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB