Warga Lenteng Hilang di DAM Jepun, Bupati Sumenep Perintahkan BPBD Lakukan Pencarian

- Admin

Minggu, 14 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Hasbullah (50), warga Ares Tengah, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga tenggelam dan menghilang saat mancing di sungai DAM Jepun Lenteng Timur.

Korban dinyatakan hilang sejak pukul 1.00. Itu setelah kedua istrinya merasa gelisah lantaran tidak pulang-pulang dari mancing kedua kalinya di DAM Jepun itu. Sehingga, istri dan warga langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sayangnya, korban tidak ada, dan dinyatakan hilang.

Sehingga, pencarian dilakukan sampai saat ini oleh Polsek, Koramil dan Warga sekitar sambil menyusuri sungai. Namun, korban belum juga ditemukan.

Baca Juga:  Diduga Kehabisan Oksigen, Dua Penggali Sumur Meninggal Dunia

Hilangnya warga ini langsung direspon Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Bupati meminta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sumenep untuk turun tangan untuk melakukan pencarian kepada korban. Apalagi, hilangnya sudah Minggu dini hari.

“Kami instruksikan BPBD untuk turun langsung melakukan pencarian warga yang dinyatakan hilang di DAM Jepun Minggu dini hari,” terangnya kepada suarabangsa.co.id.

Dia menuturkan, tim dari BPBD harus dikerahkan untuk menyusuri sungai, khawatir tenggelam. Dan, pencarian lain disekitar lokasi.

“Jadi, segera lakukan tindakan pencarian. Agar korban segera ditemukan dan bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Lantik Anggota PAW dari Fraksi PDIP

Suami Nia Kurnia ini mengungkapkan, pihaknya sudah meminta semua elemen untuk ikut ambil bagian dalam pencarian ini. Sebab, ini masuk bencana.

“Ayo berjibaku untuk melakukan pencarian korban. Semoga segera ditemukan, keluarga juga dimohon untuk bersabar,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker
Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal
Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:38 WIB

Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 25 April 2026 - 05:30 WIB

Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Berita Terbaru