Kecamatan Camplong Sampang Gelar Musrenbang, Infrastruktur dan Pemberdayaan Jadi Skala Prioritas

- Admin

Senin, 15 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 tingkat Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur (Jatim), lahirkan usulan-usulan program prioritas, seperti pembangunan destinasi wisata dan peningkatan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan pantauan suarabangsa.co.id dilokasi, kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan pada Senin (15/02/2021) itu dihadiri oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Wakil Bupati H Abdullah Hidayat, wakil ketua DPRD Amin Arif Tirtana, Kapolsek, Danramil, kepala desa serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Camplong Saffak berjanji kepada Bupati Sampang bahwa pihaknya berencana akan membangun beberapa destinasi wisata yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian di Kecamatan Camplong.

“Kami tidak terlalu butuh fisik, fisik memang penting akan tetapi kami fokus pemberdayaan. Kalau fisik biar Kabupaten yang merencanakan,” katanya.

Ditahun 2021 pihaknya mengaku mendapatkan bantuan keuangan (BK) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp 90 juta. Anggaran tersebut, kata dia, akan dimaksimalkan untuk pembangunan destinasi wisata di Desa Dharma Camplong.

Baca Juga:  Jelang Libur Akhir Tahun 2020, Ini Pesan Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang

“Selain destinasi wisata, kami juga akan memaksimalkan badan usahan milik desa (BUMdes), kalau hal ini terlaksana, maka akan dapat memberikan kontribusi besar kepada pemkab serta perekonomian masyarakat. Kami mohon dukungan dari bapak bupati agar dapat merealisasikan program-program ini,” pintanya.

Dirinya berharap, bahwa Musrenbangcam tidak hanya kegiatan yang bertumpu di fisik saja, akan tetapi ada kegiatan peningkatan SDM yang akan memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan masyarakat desa.

Maka dari, lanjutnya, Pemerintah Desa harus kreatif memetakan kebutuhan dan kemampuan masyarakatnya. Sehingga nanti masyarakat desa bisa diberikan kegiatan pelatihan atau pemberdayaan sesuai dengan keahlian dan kemampuannya.

“Pengembangan SDM di desa yang sesuai dengan keahliaanya sangat penting. Saya rasa didesa banyak SDA yang bisa dipermag untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” tandasnya

Baca Juga:  Resmob Polrestabes Surabaya Lumpuhkan Tiga Pencuri di Tambak Wedi

Menurutnya, kecamatan Camplong akan dijadikan destinasi wisata di Kabupaten Sampang. Ada beberapa desa yang akan dikembangkan menjadi destinasi wisata, seperti di Desa Dharma Camplong dengan wisata sawahnya, Desa Taddan dengan ekowisata dan agrowisata serta desa tani di Desa Pamolaan.

“Kami sudah petakan potensi-potensi desa yang mempunyai prospek terhadap perekonomian dan itu akan menciptakan lapangan pekerjaan. Kami rasa semuanya mudah, yang penting semuanya bersinergi untuk kemajuan desa. Terlebih lagi Pemerintah Desa setempat,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi dalam sambutannya mengatakan, bahwa dampak adanya pandemi Covid-19 di Tahun 2020, pihaknya tidak bisa melakukan gerak pembangunan secara leluasa. Sebab, kata dia, APBD dipangkas 50 persen akibat pandemi. Sementara anggaran yang bersumber dari lainnya tidak masuk juga karena dampak pandemi..

Baca Juga:  Komisi D DPRD Bojonegoro Sidak Dua Titik Pekerjaan Proyek Kantor, Ini Temuannya

“Kalau ini dibiarkan maka kabupaten sampang akan ketinggalan. Tidak hanya di Sampang, ketertinggalan ini juga akan dirasakan oleh kabupaten/kota yang lain juga. Tapi alhamdulillah kita diberi kepercayaan oleh teman-teman di Pemerintah pusat untuk anggaran yang lain,” tutur Bupati.

Menurut Bupati, terkait infrastruktur di Kecamatan Camplong. Dirinya mengakui, masih ada dua ruas yang belum selesai, namun pria yang kerab di Sapa H Idi itu menegaskan pihaknya telah menyelesaikan satu ruas jalan di Kecamatan Camplomg.

“InsyaAllah, secara pelan-pelan akan kita selesaikan satu persatu. Ini semua demi masyarakat kita,” janjinya.

Dijelaskannya, dari awal Bulan Februari 2019 pihaknya sudah memprioritaskan pembangunan di Kecamatan Camplong. Namun, lanjut Bupati, pihaknya di tahun 2019 itu juga tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa membuat perubahan.

“Dengan perubahan inilah kita bisa membuat program di kecamatan camplong,” pungkas Bupati.

Berita Terkait

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru