Warga Miskin yang Tinggal di Rumah Tak Layak Huni Akan Dapat Program Bedah Rumah dari Baznas Sampang

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Warga miskin yang tinggal di rumah tidak layak huni akan mendapatkan program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sampang, program ini merupakan upaya meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

Informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, pada awal tahun 2021 warga yang akan dapat bantuan dalam program bedah rumah itu adalah rumah nenek Mardinep (60) warga Dusun Bunut, Desa Sejati, Kecamatan Camplong serta rumah nenek Buwat (79) warga Dusun Komis, Desa Komis, Kecamatan Kedungdung.

Ketua Baznas Kabupaten Sampang, KH Faidhol Mubarok mengungkapkan, bedah rumah merupakan bagian dari program yang dibuat oleh baznas untuk membantu warga miskin. Biasanya, tiap tahun Baznas Sampang punya kuota bantuan sebanyak 10 unit rumah, dengan bentuk tunai masing-masing sebesar Rp 12.500.000.

“Kami berupaya keras membuat beragam program bermanfaat untuk masyarakat. Program yang dibuat itu untuk masyarakat yang kurang mampu di wilayah ini. Baznas telah melakukan beberapa program seperti bedah rumah dan juga santunan peduli dhuafa,” katanya saat dikonfirmasi suarabangsa.co.id via telepon selulernya, Senin (04/01/2021) siang.

Menurutnya, sebelum membangun rumah milik kedua nenek tersebut, terlebih dahulu tim Baznas Kabupaten Sampang melakukan survei kondisi rumahnya. Setelah itu pihaknya membangun melalui program bedah rumah.

“Alhamdulillah, anggaran bedah rumah tersebut dari alokasi pengumpulan zakat melalui Baznas Kabupaten Sampang. Semoga program bantuan bedah rumah itu dapat meringankan beban masyarakat,” ujar KH Faidhol.

Ia juga mendorong sepenuhnya agar masyarakat lebih gemar untuk infak dan sedekah, nantinya zakat mereka akan dimasukkan lewat Baznas Kabupaten Sampang yang selanjutnya disalurkan untuk beragam kegiatan bermanfaat lainnya.

“Semoga ke depan infaq maupun sedekah yang diperoleh Baznas semakin meningkat, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu,” pungkasnya berharap.

Baca Juga:  Petani Keluhkan Harga Pupuk Bersubsidi, DPRD Sampang: Pemerintah Harus Menindak Tegas Pengecer Nakal

Leave a Reply