Waspada Penyebaran Hepatitis Akut, Ini Imbauan Dinkes Sampang

- Admin

Rabu, 11 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Baru saja mereda kasus Covid-19 yang sempat menjadi momok menakutkan selama lebih dari dua tahun, kini dunia tengah dihebohkan oleh penyakit kuning (hepatitis) akut yang belum diketahui etiologi atau penyebabnya (Acute Hepatitis of Unknown Etiology).

Kasus tersebut pertama kali dilaporkan di Inggris Raya pada 5 April 2022 kemarin, kemudian 21 April 2022 dilaporkan sudah lebih dari 170 kasus di 12 negara.

Untuk itu, Dinas Kesehatan dan KB (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengajak seluruh warga di wilayah setempat untuk mewaspadai penyakit tersebut.

Baca Juga:  Ini Identitas Sopir Mobil Honda HRV yang Masuk Jurang di Kedungdung Sampang

Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang, dr Abdullah Najich dikonfirmasi melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Yuliono mengungkapkan kalau saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya temuan pasien yang terjangkit penyakit itu.

Meski begitu, pihaknya akan terus siaga untuk mengantisipasi masuknya kasus tersebut ke Sampang. Dia pun juga mengimbau agar masyarakat tak terlalu panik terkait hepatitis misterius ini. Namun, tetap waspada dengan melakukan langkah pencegahan.

“Kejadian ini di Sampang belum ada dan mudah-mudahan tidak ada, tetapi tetap waspada. Namun enggak usah panik, enggak usah terlalu menyikapi berlebihan, utamanya adalah mencegah,” jawabnya usai dihubungi kontributor suarabangsa.co.id via telepon selulernya, Rabu (11/05/2022).

Baca Juga:  Besok, Satgas Covid-19 Sampang Pastikan Panggil Mantan Kades Sejati Camplong

Dia mengatakan, pencegahan yang bisa dilakukan adalah rajin mencuci tangan dengan sabun, pastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, hindari kontak dengan orang sakit serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

“Karena penyakit ini masuknya melalui saluran pencernaan, jadi cegah penularan dengan memilih makanan yang sehat, yang aman, yang kemudian tidak tercemar bakteri gara-gara misalnya sudah dihinggapi lalat,” terangnya.

Yuliono menjelaskan, gejala hepatitis misterius ini adalah mual, muntah-muntah, nyeri ulu hati, diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, demam dan tampak kekuningan di tubuh.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Sebut Kampung Tangguh Sangat Efektif Tekan Penyebaran Covid 19

Menurut dia, hepatitis biasanya menyerang anak-anak dibawah usia 5 tahun hingga kurang dari 16 tahun. Mereka biasanya terjangkit saat ada kotoran yang masuk ke mulut.

“Kami berharap, apabila masyarakat menemukan gejala awal pada anak, segeralah datang ke dokter atau tempat pelayanan kesehatan terdekat atau puskesmas, agar bisa ditangani lebih lanjut. Sebagai antisipasi untuk pencegahan terhadap Hepatitis Akut ini,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru