Hasil Rekapitulasi Manual KPU Sumenep, Fauzi-Eva Unggul 3,8 Persen

- Admin

Kamis, 17 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan rekapitulasi manual hasil pemungutan suara Pilkada Sumenep.

Dari hasil rekapitulasi manual tersebut. paslon nomor urut 01, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah mendapat 319.876 suara, atau 51,9 persen dari suara sah.

Sementara pesaingnya nomor urut 02, Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri mendapat 296.676 suara, atau 48,1 persen dari suara sah. Maka Duet Fauzi -Eva menang 23.200 atau 3,8 persen.

Sementara tingkat partisipasi pemilih di 27 kecamatan se Kabupaten Sumenep pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu, yakni 623.852 suara, dengan rincian 616.552 suara sah, dan 7.300 suara tidak sah.

Baca Juga:  Banting Setir Hindari Pemotor, Pajero Tabrak Truk di Jalan Diponegoro Sampang

Ketua KPU Sumenep, Abd. Warits mengatakan, hasil rekapitulasi yang sudah diketahui, maka tidak lantas melakukan penetapan ‘pemenang’ atau bupati dan wabup terpilih. Sebab, pihaknya masih menunggu surat pemberitahuan dari MK (Mahkamah Konstitusi) yang berkekuatan hukum tetap.

“Pemberitahuan terkait adanya gugatan yang bisa diajukan oleh masing-masing calon. Jika tidak ada gugatan, maka pasangan ini bisa ditetapkan sebagai pemenang Pilkada maksimal lima hari setelah adanya pemberitahuan dari MK. Jika ada, maka akan menunggu rekomendasi MK yang berkekuatan hukum tetap,” terangnya.

Baca Juga:  Sengkarut MBG Bojonegoro: Kuota Jadi Rebutan, Koperasi Desa Merah Putih Masih Jadi Bayangan

Warits menegaskan, rekapitulasi berjalan normal, dan tidak banyak kendala yang dialami. Tidak banyak kesalahan, sehingga tidak banyak sanggahan maupun protes dari masing-masing saksi pasangan calon.

“Alhamdulillah selama proses rekapitulasi berjalan lancar dan aman,” imbuh mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) itu.

Ditanya terkait partisipasi pemilih, pria asal Mandala Gapura itu mengatakan, pada Pilkada saat ini partisipasi pemilih meningkat jika dibandingkan dengan pesta demokrasi sebelumnya. Pada Pilkada tahun 2020, partisipasi pemilih di Kabupaten Sumenep mencapai 75 persen.

Baca Juga:  Antisipasi Covid 19, Pintu Masuk Kantor Pemkab Sumenep Dipasangi Bilik Disinfektan

Berita Terkait

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Berita Terbaru