Solusi Pangan di Masa Pandemi, Seorang Petani di Sampang Manfaatkan Halaman Rumah Untuk Bertanam Cabai

- Admin

Sabtu, 20 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Masa pandemi Covid-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus. Kondisi ini tidak serta merta membuat kita menjadi tidak produktif. Beragam aktivitas bisa dilakukan, khususnya yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun cabai di pekarangan rumah.

Cabai merupakan salah satu bumbu yang selalu ada hampir di semua masakan. Selain itu, cabai juga merupakan bahan utama untuk membuat sambal yang sering jadi menu pendamping wajib yang ada di meja makan. Hal ini tak bisa lepas dari fakta bahwa orang Madura adalah pecinta makanan bercita rasa pedas.

Baca Juga:  PWI Jember Berbagi Ratusan Nasi Bungkus Gratis, Ngalap Berkah

Dimin, seorang petani di Dusun Taman Sareh, Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, mengaku memanfaatkan masa berdiam di rumah dengan melakukan penanaman cabai dalam wadah polybag di halaman rumahnya.

“Menanam cabai di polybag sangatlah mudah. Selain bisa memanfaatkan pekarangan rumah, perawatannya juga tidak repot,” katanya saat ditemui suarabangsa.co.id dikediamannya, Sabtu (20/06/2020).

Dijelaskannya, menggunakan wadah tanam dari polybag juga tidak membutuhkan pupuk yang banyak. Cukup dengan campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam dan lain-lainnya.

Baca Juga:  Sekitar 71 Nama Warga Bojonegoro Dicatut oleh Parpol

“Cabai yang tumbuh subur secara organik dapat kita pakai buat keperluan memasak sendiri. Menanam cabai organik dalam polybag atau pot lebih mudah pengelolaannya dalam hal pemupukan maupun pengendalian hama penyakit,” ungkapnya.

Menurutnya, berkebun di pekarangan juga bisa menjadi solusi pangan keluarga, apalagi dengan susahnya memperoleh sayuran yang sehat dan terasa aman dalam konsumsinya.

“Dengan menanam sendiri sayuran untuk konsumsi keluarga juga memberi rasa aman karena jelas sumbernya dari kebun sendiri. Kalau beli dari luar biasanya dibersihkan karena takut tercemari virus,” urainya.

Baca Juga:  Nekat Gelapkan Motor Teman, Pemuda di Sampang Ditangkap Polisi

Ditengah masa pandemi Covid-19, kata dia, kemandirian masyarakat sangat dibutuhkan. Maka dari itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri dengan bercocok tanam memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah.

“Ketahanan pangan dimulai dari lingkungan kita sendiri, kami berharap setiap warga yang memiliki lahan kosong atau pekarangan sebaiknya dimanfaatkan untuk tanaman yang bermanfaat agar ketahanan pangan dapat dimulai dari keluarga kita,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB