LPM Dialektika Bakal Gelar Acara Bedah Buku Kerrong ka Omba’ 

- Admin

Jumat, 13 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dialektika STIT Al Karimiyyah akan menggelar bedah buku Kerrong ka Omba’ yang merupakan karya Mata Yoyu, bersama PAC IPNU-IPPNU Gapura, Kabupaten Sumenep pada Minggu (15/03) lusa.

Bedah buku tersebut dikemas dalam kegiatan Acator Sastra Madura yang akan dilaksanakan di Aula Aswaja Lantai II Kantor MWC NU Gapura. Buku yang akan di bedah tersebut merupakan kumpulan cerita pendek berbahasa Madura.

Menurut Ketua Panitia, Moh. Amin Rais yang juga menjabat sebagai Sekretaris LPM mengungkapkan, kegiatan bedah buku tersebut merupakan kerjasama antara LPM Dialektika STIT Al Karimiyyah dengan PAC IPNU-IPPNU Gapura.

Baca Juga:  Pria Ini Hamili Adik Iparnya, dan Membuang Bayinya di Puskesmas Gapura

“Jadi, kami memang sama-sama punya rencana membedah buku Kerrong ka Omba’. Mengingat Kak Toyu akan segera kembali ke Jogjakarta, akhirnya kami urun rembuk dan sepakat jadi satu acara saja,” kata Amin, Kamis (12/03).

Kegiatan yang dijadwalkan akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB nanti, pihak panitia bakal menghadirkan F. Rizal Alief, sastrawan Madura penulis buku Ghai’ Bintang, sebagai narasumber.

“Kegiatan ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, santri dan umum dengan HTM hanya Rp 5 ribu. Tapi kuotanya hanya untuk 100 orang,” jelas Amin.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Apresiasi Gelaran Pawai Budaya

Pastinya ada maksud dan tujuan dalam acara bedah buku tersebut, hal itu disampaikan Ketua LPM Dialektika STIT Al Karimiyyah, Fathorrosi. Menurutnya acara yang akan digelar nanti diharapkan menumbuhkan semangat literasi di kalangan pelajar, mahasiswa, santri maupun masyarakat secara umum, dan mendorong kaum milenial agar cinta bahasa Madura.

“Kita ingin mendekatkan kaum milenial dengan bahasa Madura. Karena di zaman ini, jangankan menulis, berbicara menggunakan bahasa Madura saja sepertinya sudah enggan,” ujar Rosi.

Selain itu ia menambahkan, bedah buku tersebut juga akan jadi ruang apresiasi terhadap karya berbahasa Madura dari Mat Toyu. Karena jarang sekali para penulis Madura yang memilih menulis menggunakan bahasa ibu mereka sendiri.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Sukses Gelar Pemilihan Kacong tor Cebbing, Persiapkan Promosi Wisata

“Bagaimanapun, sastra Madura masih belum banyak peminatnya. Semoga dengan Acator Sastra Madura melalui bedah buku ini nantinya mampu mendorong kaum milenial untuk mengikuti jejak Mat Toyu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kegiatan Acator Sastra Madura; Bedah Buku Kerrong ka Omba’ ini didukung oleh sejumlah media dari sisi publikasi. Salah satunya yaitu oleh E-KABARI.COM, Suarabangsa.co.id, dan masih banyak lainnya.

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru