Program BPNT Tidak Ada Lagi, Masyarakat Sumenep Akan Terima Bantuan Sembako

- Admin

Rabu, 29 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Mulai tahun 2020 masyarakat Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak akan berurusan dengan Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) lagi. Pasalnya Program yang diberlakukan sejak September 2019 itu berubah menjadi program Sembako.

Tidak hanya berlalu di Sumenep, program bantuan sembako itu berlaku secara nasional, termasuk di Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Program BPNT itu sudah berubah menjadi program sembako. Itu sudah menjadi kebijakan yang harus dijalankan di 2020 ini,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Moh. Iksan.

Baca Juga:  Satlantas Polres Sampang Bagikan Nasi Bungkus pada Abang Becak

Iksan menambahkan program sembako ini cakupan lebih luas dari BPNT. Kalau BPNT hanya pada beras dan telor, namun pada program sembako ini bisa beras, jagung, sayur, telor, daging dan lainnya.

“Dan, ini akan dilaksanakan pada tahun 2020. Pemilihan komoditas diserahkan pada kesepakatan KPM dan e Warung,” imbuhnya.

Mantan Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora ini mengungkapkan, pihaknya tetap memakai e-warung dengan sistem non tunai. Sementara dalam proses supliyernya diserahkan kepada pasar.

“Tetap diserahkan kepada pasar. Jadi, terserah e-warung mau ngambil dari mana,” sambungnya.(*)

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Lakukan MoU Dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru