Tambang Udang Beroperasi Lagi, Mahasiswa Sumenep Demo Kantor Satpol PP

- Admin

Kamis, 12 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, didemo Puluhan Mahasiswa Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS), Kamis (12/09).

Mereka geram lantaran tambak udang di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto kembali beroperasi, setelah ditutup oleh tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Mahasiswa menuding pemerintah mandul dan teledor dalam mengawasi tambak udang tersebut.

“Sudah jelas tambak itu ditutup beberapa waktu lalu. Tapi sekarang sudah beroperasi lagi. Ini artinya pihak terkait teledor dalam melakukan pengawasan,” terang Dayat, korlap aksi.

Baca Juga:  Demo DPRD Lagi, API Desak Komisi II Sumenep Urusi Kasus Agraria

Mereka menantang pemerintah untuk segera turun ke lapangan untuk memantau langsung bahkan menutup kembali tambak yang sudah ditutup 10 April 2019 lalu.

“Ayok kalau pemerintah memang berani, kita bersama-sama ke lokasi sekarang,” kata Sutrisno, salah satu pendemo.

Sementara, Kukuh Agus S, Kabid Perijinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Sumenep enggan menuruti tantangan mahasiswa.

Ia mengatakan ada mekanisme yang harus dilalui untuk turun ke lapangan.

“Kita harus rapatkan dengan tim. Karena tim ini bukan hanya DPM PTSP, tapi ada dari beberapa pihak terkait. Kita segera lakukan koordinasi,” terang Kukuh berdalih.

Baca Juga:  PAC GP Ansor Kota Bondowoso Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an dan Santunan Anak Yatim

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru