Hadiri Pengesahan Calon Warga Baru PSHT, Wabup Fauzi: Generasi Muda Perlu Belajar Silat

- Admin

Jumat, 6 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANSA.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi menghadiri acara selametan Pengesahan Calon Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun dan Cabang Sumenep, di Gedung KORPRI, Kamis (05/09) malam.

Wabup Sumenep, mengapresiasi para remaja yang giat berlatih menekuni bela diri pencak silat. Bahkan ia meminta semua anggota giat berlatih semoga bisa mengangkat nama daerah.

“Saya berharap pemuda atau remaja yang mencintai pencak silat untuk giat berlatih, agar mampu mengukir prestasi di kejuaraan tingkat Provinsi hingga Nasional, demi mengangkat nama daerah,” terang Wabup Fauzi.

Baca Juga:  Wow, Anggaran Pengadaan Mesin Pompa Air di Dinas Pertanian Sampang Tembus 117 Juta

Politisi PDIP itu menambahkan, generasi muda memang perlu belajar dan berlatih pencak silat, karena selain budaya asli Indonesia, pencak silat juga mampu mengembangkan karakter yang kuat dan berani, terutama untuk membentengi diri dalam mengantisipasi dan mencegah penjajahan modern di era 4.0 saat ini.

“Generasi muda dengan pencak silat bisa menerapkannya dalam jiwa, tubuh dan karakter untuk melawan sasaran penjajahan gaya baru di era industri 4.0,” imbuh suami Nia Kurnia itu.

Pengusaha muda itu mengungkapkan, masyarakat berbagai kalangan sangat menyukai seni bela diri pencak silat, buktinya banyaknya perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  PAC IPNU Ambunten Sumenep Menggelar Kegiatan RENSTRA

“Kami yakin di Kabupaten Sumenep pasti lahir pesilat handal yang berprestasi. Yang jelas pemerintah daerah pasti mendukung generasi muda dalam meraih prestasi olahraga pencak silat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru