Anggota DPR RI dan Ketua RKIH Pamekasan Apresiasi Kelompok Tani Rahayu

- Admin

Jumat, 2 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Kelompok Tani Rahayu yang bergerak di peternakan sapi potong, terletak di Desa Samatan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan Madura melakukan MoU dengan PT Golay Tani Indonesia, Kamis (31/03/2021).

M. Tamyis Kepala Desa Samatan mengatakan, dirinya bersama anggota tani yang tergabung dalam kelompok Rahayu Desa Samatan, berterimakasih kepada seluruh intansi pemerintah setempat dan pihak PT. Golay Tani Indonesia, yang telah bekerjasama dan membantu dalam mengembangkan serta meningkatkan produksi sapi potong di wilayah Pamekasan.

“MOU Kemitraan ini dilakukan untuk meningkatkan kwalitas sapi potong dalam mensukseskan swasembada daging sapi nasional,” kata Tamyis.

Baca Juga:  Pick Up Cerry dan Sedan Civic Saling Hantam, Dua Warga Sumenep Tewas di Pamekasan

Pihaknya akan terus melakukan kerjasama dengan beberapa instansi, dalam hal pakan dan segi pemasaran agar kedepannya lebih baik.

“Bagaimana kedepan, kita bisa merubah menset petani dari pola tabungan menjadi pola bisnis,” tuturnya.

Disisi lain, Anggota DPRRI Slamet Riadi saat menghadiri acara tersebut mengapresiasi dengan adanya kegiatan itu, pihaknya mengajak bagaimana pertanian disektor peternakan diminati dan disukai oleh generasi petani muda, dalam rangka membantu meningkatkan sumber daya.

“DPR RI sebagai wakilan rakyat, siap mengawal dan menjadi mitra, bagaimana suksesnya program pemerintah kabupaten Pamekasan ini sama juga dengan visi misi di komelisi IV dalam hal menumbuhkan dan meningkatkan sumberdaya,” ungkap Slamet Riadi.

Baca Juga:  Sore Ini, Lembaga Falakiyah PCNU Sampang Gelar Rukyatul Hilal Penentuan Awal Syawal

Kepala Desa Samatan juga mendapat apresiasi dari ketua Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Pamekasan yaitu Haji Muhammad Muhsin, yang mana menurutnya, kelompok tani Rahayu ini sebagai pelopor diindustri ternak, bukan sekedar usaha kecil, melainkan sebuah industri.

Sehingga akan terjadi swasembada sapi, sehingga pasokan sapi Madura terpenuhi, serta menguntungkan, dan bisa menambah penghasilan, mengurangi pengangguran juga sangat bermanfaat terhadap industri pertanian.

“Apalagi tekhnik dan caranya nyaris sempurna, sehingga bisa diikuti oleh kades lainnya,” ujar Muhsin.

M. Muhsin juga mengatakan bahwa kelompok tani Rahayu nanti bisa dikembangkan lebih besar dan meluas lagi. Tidak hanya Sapi dan Kambing, akan tetapi bisa ditambah dengan beternak unggas.

Baca Juga:  Bersama OK OCE INA Makmur, Diskop dan UMKM Pamekasan Tingkatkan Prekonomian

“Bisa dengan beternak Bebek, Ayam, dan lainnya,” ucap Muhsin.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru