Hendak Sholat Subuh, Motor Warga Manding Digondol Maling

- Admin

Senin, 22 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seorang maling sepeda motor berhasil diamankan Polsek Manding, setelah sempat membawa lari sepeda motor jenis Honda Scoopy warna hitam milik Maryadi warga Desa Kasengan Kecamatan Manding Sumenep.

Kejadian tersebut terjadi pada Senin 22 Maret 2021 sekitar pukul 04:30 WIB saat korban hendak malaksanakan shalat subuh, dan pelaku aksi pencurian sepeda tersebut melakukan aksinya saat melihat sepeda motor milik korban sedang berada di teras rumah korban.

Dirasa tidak ada yang melihat aksinya, pelaku langsung membawa sepeda motor milik korban dengan cara didorong perlahan, namun korban mengetahui bunyi rem sepeda motor miliknya berbunyi, lantas korban bertanya kepada anaknya yang saat itu juga sedang terjaga.

Baca Juga:  LPSK Beri Klarifikasi Video Kerusuhan di Kanjuruhan yang Hilang

Menurut keterangan Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, bahwa sepeda motor dengan No.Pol : M 5140 WQ itu didorong oleh orang yang tidak dikenal setelah korban keluar rumah hendak melihat siapa yang membawa sepeda motornya yang awalnha diparkir di teras rumahnya.

“Saat itu sepeda motor milik korban sudah didorong ke luar oleh pelaku, sedangkan satu orang lainnya mendorong di belakangnya menggunakan kaki dengan mengendarai 1 unit sepeda motor merk Honda Grand warna hitam,” jelasnya.

Setelah mengetahui hal tersebut, lanjut Widi, pelapor mengajak anaknya untuk mengejar orang yang mendorong sepeda motor milik pelapor tersebut. Setelah kurang lebih 1 Km pelapor mengejar, pelapor berhasil menangkap satu orang yang mendorong sepeda motor miliknya, sedangkan yang satu orang lainnya melarikan diri.

Baca Juga:  Rembuk Rantau, Upaya MABES Tingkatkan Produktivitas Dalam Sektor Ekonomi di Sumenep

“Sehingga pelapor melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Manding, dan diperkirakan korban mengalami kerugian materil kurang lebih 10 juta rupiah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 25 April 2026 - 05:30 WIB

Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Berita Terbaru