Jelang Ramadhan 2026, Satgas Saber Pangan Bojonegoro Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

- Admin

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga (Satgas Saber) Polres Bojonegoro bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kota Bojonegoro, Senin (9/2/2026).

Langkah antisipatif ini diambil guna menjamin ketersediaan stok dan stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H.

Dalam pemantauan tersebut, tim gabungan menyisir sejumlah toko kelontong serta lapak pedagang daging sapi dan ayam.

Petugas melakukan pengecekan fisik terhadap komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, telur, hingga daging untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga di tingkat pedagang.

Baca Juga:  Angka Stunting Nasional Ditarget Turun 14 Persen, Ini yang Dilakukan Komisi IX DPR RI di Bondowoso

Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Naim, menyatakan bahwa hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi pasar di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih dalam kategori kondusif.

“Untuk harga masih di ambang kewajaran atau masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP). Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok terpantau aman dan mencukupi,” ujar Ipda Naim usai kegiatan.

Meski terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas, Ipda Naim menilai kenaikan tersebut masih dalam batas normal akibat dinamika pasar menjelang hari besar keagamaan.

Baca Juga:  Sebelumnya Sempat Gagal, Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro Akhirnya Terlaksana

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan berkala secara ketat.

Selain aspek pengawasan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi pelaku usaha dan konsumen. Petugas mengimbau para pedagang untuk mematuhi regulasi harga yang telah ditetapkan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat diminta untuk menjadi konsumen yang cerdas dengan tidak melakukan aksi borong atau panic buying. Konsumsi yang berlebihan justru dikhawatirkan dapat memicu gangguan distribusi dan stabilitas harga yang merugikan publik secara luas.

Baca Juga:  Provinsi Jawa Timur Duduki Peringkat Pertama Penambahan Kasus Baru Positif Covid-19

“Kami meminta masyarakat belanja sesuai kebutuhan saja. Kerja sama antara pedagang dan pembeli sangat penting demi menjaga stabilitas ekonomi daerah selama bulan suci nanti,” tutupnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Berita Terbaru