BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Aksi pencurian yang menyasar rumah seorang warga di Dusun Gempol, Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, berhasil diungkap.
Keberhasilan ini merupakan buah manis dari sinergi antara kesigapan Pemerintah Desa, bantuan teknologi CCTV milik warga, dan respon cepat jajaran kepolisian. Hari Senin 9/2/2026
Peristiwa bermula pada Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Korban, Anisa (46), meninggalkan rumahnya dalam keadaan terkunci rapat untuk bekerja menanam padi di sawah.
Kondisi rumah yang kosong diduga telah dipantau oleh pelaku sebelum beraksi. Sekitar pukul 09.00 WIB, korban kembali ke rumah dan mendapati kondisi pintu samping sudah dalam keadaan rusak akibat dicongkel.
Saat memeriksa bagian dalam, rumah sudah dalam kondisi acak-acak.
Satu unit HP merk OPPO yang tergeletak di meja. Uang tunai sebesar Rp 1.250.000 yang disimpan di dalam tas di dekat lemari.
Menurut keterangan saksi mata MS (52), melaporkan adanya pria mencurigakan yang mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max terparkir di dekat rumah korban. Tak lama kemudian, pria tersebut terlihat terburu-buru memacu kendaraannya ke arah selatan.
Keterangan saksi diperkuat dengan rekaman CCTV milik warga setempat yang berhasil menangkap jelas ciri-ciri pelaku, pria berusia sekitar 35 tahun, berperawakan agak gemuk, mengenakan baju hitam dan celana pendek.
Kapolsek Kalitidu, AKP Saefudinuri, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus ini telah ditingkatkan. Mengingat bukti-bukti digital yang sudah terkumpul, kasus ini kini resmi ditarik ke Polres untuk ditindaklanjuti secara lebih lanjut.
“Untuk kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Bojonegoro,” ungkap AKP Saefudinuri.
Beliau juga berpesan agar warga selalu berhati-hati dan menjaga Kamtibmas bersama-sama.
Kepala Desa Mayangrejo, Ashandy, memberikan apresiasi tinggi kepada warganya yang telah memasang CCTV sehingga aksi kriminal ini dapat terbongkar. Namun, ia juga memberikan peringatan keras agar warga lebih waspada di kemudian hari.
“Saya meminta kepada masyarakat Mayangrejo untuk selalu waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah. Mari menjaga Mayangrejo bersama-sama, awasi orang asing, dan perlu ditingkatkan lagi Pamsakarsa (Pengamanan Swakarsa) di lingkungan masing-masing,” terang Ashandy tegas.
Gepeng, Warga Mayangrejo dalam hal ini setuju apa yang disampaikan oleh kepala desa ashandi.
Mayangrejo desa yang terbuka, akses jalan mulai baik, dan orang asing lalu lalang dimayangrejo tiap harinya.
“Apa yang disampaikan pak kades ada benarnya, ribuan orang asing lalu lalang di Mayangrejo, dan mencari nafkah di Mayangrejo,” pungkasnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















