Dihantam Bus Akas, Kasubbag Program dan Data KPU Sumenep Meninggal Dunia

- Admin

Kamis, 5 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Johan Faisal, Kasubbag Program dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia setelah dihantam bus Akas.

Kejadian nahas tersebut terjadi di Jalan Nasional, Desa Pakandangan Barat, KecamatanBluto, Kabupaten Sumenep. KM – 20, Kamis (5/11) sekitar pukul 07.30 Wib.

Korban mengendarai Kecelakaan Sepeda Motor Honda Vario Techno 150 nopol M 5297 BU.

Sedangkan Bus Akas dengan nopol N 7628 UR itu dikendarai Iskandar Hadi (54) warga Desa Marengan Laok RT.002/RW.005, Kecamatan Kalianget, dengan kondektur Effendi (54) warga jalan Tengku Umar Gg. I / No. 250, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga:  Gara-gara Cangkul, Nyawa Warga Arjasa Sumenep Melayang

Diketahui, Johan Faisal (35), merupakan seorang PNS yang tidak lain adalah Kasubbag Program dan Data KPU Sumenep asal Dusun Panyepen RT.001/RW.003, Desa Panempan, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa Bus Akas tersebut melaju dari arah timur ke barat kemudian mendahului sepeda Motor tidak diketahui identitasnya yang melaju searah di depannya.

“Sedangkan dari arah berlawanan yaitu barat ke timur melaju sepeda Motor Honda Vario Techno 150 yang dikemudikan oleh Johan Faisal,” terangnya.

Baca Juga:  Kampus UPH Surabaya Kini Pindah ke Samator Building

Diduga Iskandar Hadi saat mendahului sepeda motor kurang konsentrasi ke arah depan dan tidak mempunyai ruang gerak yang cukup.

“Sehingga terjadi benturan dengan sepeda Motor Honda Vario Techno 150 yang dikemudikan Johan Faisal yang melaju dari arah berlawanan (barat ke timur) tepat berada di badan jalan sebelah utara,” imbuhnya.

Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut Johan Faisal meninggal dunia di TKP sedangkan kedua kendaraan mengalami kerusakan.

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru