SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Johan Faisal, Kasubbag Program dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia setelah dihantam bus Akas.
Kejadian nahas tersebut terjadi di Jalan Nasional, Desa Pakandangan Barat, KecamatanBluto, Kabupaten Sumenep. KM – 20, Kamis (5/11) sekitar pukul 07.30 Wib.
Korban mengendarai Kecelakaan Sepeda Motor Honda Vario Techno 150 nopol M 5297 BU.
Sedangkan Bus Akas dengan nopol N 7628 UR itu dikendarai Iskandar Hadi (54) warga Desa Marengan Laok RT.002/RW.005, Kecamatan Kalianget, dengan kondektur Effendi (54) warga jalan Tengku Umar Gg. I / No. 250, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep.
Diketahui, Johan Faisal (35), merupakan seorang PNS yang tidak lain adalah Kasubbag Program dan Data KPU Sumenep asal Dusun Panyepen RT.001/RW.003, Desa Panempan, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan.
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa Bus Akas tersebut melaju dari arah timur ke barat kemudian mendahului sepeda Motor tidak diketahui identitasnya yang melaju searah di depannya.
“Sedangkan dari arah berlawanan yaitu barat ke timur melaju sepeda Motor Honda Vario Techno 150 yang dikemudikan oleh Johan Faisal,” terangnya.
Diduga Iskandar Hadi saat mendahului sepeda motor kurang konsentrasi ke arah depan dan tidak mempunyai ruang gerak yang cukup.
“Sehingga terjadi benturan dengan sepeda Motor Honda Vario Techno 150 yang dikemudikan Johan Faisal yang melaju dari arah berlawanan (barat ke timur) tepat berada di badan jalan sebelah utara,” imbuhnya.
Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut Johan Faisal meninggal dunia di TKP sedangkan kedua kendaraan mengalami kerusakan.

















