Polemik BKKD Desa Kemiri Memanas: H. Surgi Tantang Transparansi, Camat Malo Sebut di Lapangan Kondusif

- Admin

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Persoalan pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Desa Kemiri, Kecamatan Malo, kini memasuki babak baru. Ketegangan antara warga, H. Surgi , dengan Pemerintah Desa setempat, semakin meruncing hingga memunculkan isu ancaman pelaporan UU ITE dan tudingan sentimen politik pasca-Pilkades.

Surgi, warga yang vokal mempertanyakan proyek pembangunan jalan desa tersebut, mengaku mulai didatangi perangkat desa untuk diperingatkan agar berhenti mengunggah video kritik di media sosial.

Ia menyebut, Jogoboyo (red:Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan) desa setempat, mendatangi sugri berkata dan sempat membawa-bawa ancaman UU ITE jika ia terus melanjutkan aksinya.

“Gak usah upload-upload gambar lagi, kalau salah kamu (red:saya) bisa kena UU ITE, ungkap Jogoboyo. Tapi saya tidak takut, kalau saya diancam tak laporkan sendiri,” tegas Surgi saat dikonfirmasi lewat Wathsappnya.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Ajak Perangkat Desa Jujur dan Transpara dalam Pelayanan

Surgi bersikeras bahwa aksinya adalah bentuk tuntutan atas janji transparansi yang disampaikan Bupati saat dirinya mengadu di forum “Sapa Bupati”.

Karena dokumen tak kunjung diberikan, ia menggelar sayembara terbuka berhadiah Rp500 ribu bagi siapa saja yang bisa menunjukkan dokumen RAB proyek tersebut.

Secara terpisah, Respon cepat Camat Malo Agus Syaiful Aris, S.IP, saat Dihubungi memberikan keterangan yang bertolak belakang dengan klaim H. Surgi.

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Surgi tidak sesuai dengan kenyataan saat hasil kroscek di lapangan.

“Sudah saya cek, gak ada seperti itu kenyataan di lapangan. Saya kemarin ke sana, sudah saya cek. Ini konsultan pengawasnya sudah saya panggil,” ujar Syaiful melalui sambungan telepon kepada awak media.

Baca Juga:  Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Diduga Mengendap Dua Tahun di Polres Padang Sidempuan

Namun, suasana sempat berubah kaku ketika awak media mencoba mendalami siapa pelaksana proyek tersebut. Saat disinggung mengenai nama CV dan konsultan yang bertanggung jawab, Syaiful memilih mode diam dan tidak memberikan jawaban lebih lanjut.

Di sisi lain, Kepala Desa Kemiri justru menilai aksi H. Surgi bukan didasari niat kontrol sosial, melainkan karena faktor kegagalan dalam kontestasi politik desa dan ada dendam masa lalu.

“Tolong mas nggak usah diladeni, dia itu stres nyalon kepala desa kalah terus, dia itu nyamin,” ungkap Kades Kemiri menutup keterangan, sembari meminta media untuk tidak menggubris tuntutan dan omongan sugri tersebut.

Baca Juga:  Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

Hingga saat ini, publik Desa Kemiri masih menunggu kehadiran Inspektorat maupun pihak DPMD sesuai instruksi Bupati , dan hasil perkembangan nya sugri di beritahu dan dikordinasikan dengan baik, saat di Pendopo tempo hari.

Sementara itu, H. Sugri menyatakan tidak akan mundur dan tetap membuka sayembaranya mencari RAB hingga tanggal 23 mendatang demi mendapatkan kebenaran terkait penggunaan dana BKKD di desanya.

“Saya akan terus mengawal ini, saya tidak dendam, semua ini demi kebenaran didesa kemiri, diancam seperti apa pun saya tidak takut,” terangnya.

Sampai berita ini diturun kan, pihak PU bina marga, DMPD, inspektorat mau pun tim mitigasi yang lainya, belum ada yang berkomentar terkait Intruksi Bupati saat di acara sapa bupati.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru