Resmi, Musdes Bandungrejo Bojonegoro Sepakati Pilkades Serentak dan Tolak Mekanisme PAW

- Admin

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menanggapi dinamika sosial yang berkembang di masyarakat, Pemerintah Desa Bandungrejo bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Ngasem menggelar Musyawarah Desa (Musdes) luar biasa di Balai Desa Bandungrejo, Jumat (06/03/2026).

Dalam Musyawarah tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Ngasem, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta tokoh lintas sektoral ini menghasilkan keputusan krusial terkait kepemimpinan desa.

Dalam Musdes luar biasa tersebut Seluruh elemen masyarakat menyepakati untuk melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) melalui mekanisme serentak atau reguler, sekaligus menolak usulan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Baca Juga:  Disengat Tawon Vespa saat Evakuasi Sarang, Petugas Damkar Sampang Dilarikan ke Puskesmas

Ketua BPD Bandungrejo, Samsul Sidiq, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas dan persatuan antarwarga.

“Demi menjaga stabilitas, ketertiban, dan mencegah potensi konflik horizontal yang lebih luas, forum Musdes sepakat menghendaki pelaksanaan pemilihan Kepala Desa secara reguler,” ujar Samsul saat membacakan hasil kesepakatan.

Berita Sebelumnya, sempat muncul aspirasi dari sebagian kelompok masyarakat yang menginginkan percepatan pemilihan melalui mekanisme PAW dengan sistem pemilihan berbasis Kartu Keluarga (KK).

Namun, setelah melalui pembahasan terbuka dan demokratis, forum menilai mekanisme reguler lebih obyektif bagi kepentingan seluruh lapisan masyarakat Bandungrejo.

Baca Juga:  Di Bojonegoro Ada Pemasangan Listrik Gratis Untuk Warga, Ini Syaratnya

Pj. Kepala Desa Bandungrejo, Budi Utomo, menegaskan bahwa selama masa tunggu menuju Pilkades serentak, pelayanan publik akan tetap berjalan normal di bawah kepemimpinannya.

“Kami berkomitmen menjamin pelayanan masyarakat tetap prima. Seluruh peserta Musdes juga telah menandatangani kesepakatan untuk menjaga kondusivitas wilayah dan tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tegas Budi.

Keputusan yang tertuang dalam Berita Acara Nomor: 100/125/1412.419.04.2009/2026 ini selanjutnya akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk difasilitasi lebih lanjut.

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Tokoh Agama, Tokoh Adat, Kelompok Tani, Perajin, hingga perwakilan masyarakat tidak mapan, guna memastikan keputusan yang diambil bersifat inklusif dan mewakili seluruh suara desa. Rapat yang dimulai pukul 10:00 WIB, dan berakhir 11:15 WIB tanpa ada kendala dan unjuk rasa.

Baca Juga:  Mebeler Anggota DPRD Bojonegoro Senilai 10 Miliar di 45 Ruangan Masih Kosong

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru