SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kesal kepada orang tuanya, seorang pria di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tega membakar rumahnya sendiri. Yang mengenaskan, aksi pembakaran itu dilakukan pelaku karena kesal permintaannya tak dipenuhi oleh sang orang tua.
Aksi bakar rumah ini sempat membuat geger warga setempat. Pasalnya rumah milik orangtua pelaku berada di tengah permukiman. Beruntung api tidak sempat membesar.
Alhasil, satu rumah yang terletak di Jalan Garuda, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Minggu (05/06/2022) dini hari, sekitar pukul 01.20 WIB hangus terbakar.
Tak hanya rumah, 1 unit mobil Suzuki Carry, 1 unit sepeda motor Honda PCX serta perabotan rumah lainnya juga ludes terbakar. Aksi anak durhaka ini pun membuat kesal warga yang mengetahuinya.
“Dibakar oleh anaknya sendiri yang mengamuk gara-gara permintaannya tidak dituruti,” kata salah seorang warga setempat, yang enggan identitasnya di publish.
Warga menilai, tindakan pelaku tersebut sudah di luar batas. Sehingga membuat keluarganya tidak punya tempat bernaung lagi.
“Informasinya, usai kejadian itu pelaku langsung diamankan petugas kepolisian,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang petugas pemadam kebakaran, Zaini, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima aduan dari warga sekitar pukul 01.35 WIB dan langsung menerjunkan mobil pemadam ke lokasi kejadian.
“Benar, begitu dapat laporan, kami langsung menerjunkan 1 unit damkar, 2 unit tangki suplai pendukung dan 1 sepeda motor damkar roda tiga,” kata Zaini saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, via aplikasi WhatsApp.
Menurut Zaini, bangunan rumah semi permanen dan seluruh isinya tersebut ludes terbakar. Tak satupun harta benda yang berada di dalam rumah dapat diselamatkan.
“Api berasal dari mobil dan sepeda motor yang diduga sengaja dibakar oleh anak korban. Karena sepeda motor dan mobil itu berada di dalam garasi, sehingga api dengan cepat meluas ke bagian bangunan rumah yang lain,” imbuhnya.
Tak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun, rumah yang sebelumnya dihuni satu keluarga itu kini hangus terbakar. Total kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Api berhasil dipadamkan pada pukul 04.30 WIB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu dan kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah,” tandasnya.

















