Wakil Ketua DPRD Sumenep Minta OPD Maksimalkan Sisa Anggaran

- Admin

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur diminta untuk memaksimalkan sisa anggaran.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Indra Wahyudi.

“Kami tidak ingin anggaran yang bersumber dari APBD 2021 banyak tidak terserap, sehingga ada sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa),” jelas Politisi Demokrat tersebut.

Indra menambahkan, Kinerja OPD harus juga ditingkatkan. Dan sejumlah kegiatan baik fisik maupun non fisik yang dianggarkan di APBD 2021 diminta untuk segera dituntaskan agar tidak ada Silpa lantaran tidak terserap.

Baca Juga:  Nelayan Sumenep Hilang, Perahunya 'Pulang' Sendiri

“Jangan sampai tahun ini seperti tahun 2020 yang menyisakan banyak anggaran lantaran tidak terserap,” imbuhnya.

Indra menyebutkan, pada tahun sebelumnya masih tersisa silpa mencapai Rp. 400 miliar, karena banyak kegiatan tidak terlaksana.

Padahal menurut Indra badan anggaran DPRD Sumenep seringkali mengingatkan tim anggaran pemerintah daerah agar menggunakan anggaran sesuai dengan rencana dan kegiatan yang ada.

“Masalah klasik seperti tingginya anggaran yang tidak terserap setiap akhir tahun, tidak boleh terulang di tahun ini,” pintanya.

Saat ini masih ada sisa waktu untuk menuntaskan kegiatan prioritas yang bersumber dari APBD 2021.

Baca Juga:  Nenek Rasimi, Penerima BPNT yang Tidak Menikmati Bantuannya

“Penyerapan anggaran juga menjadi bagian penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi seperti sekarang ini,” ucapnya.

Indra juga meminta pekerjaan yang dikerjakan akhir tahun jangan asal-asalan, kualitas pekerjaan harus tetap dijaga. Jangan terkesan hanya kerja tayang agar selesai tepat waktu.

“OPD harus melakukan pengawalan, pastikan pekerjaannya sesuai ketentuan dan spesifikasi yang ditentukan,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru