Warga Barung Gagah Tambelangan Apresiasi Pembangunan Rabat Beton di Desanya

- Admin

Kamis, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Masyarakat Desa Barung Gagah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur akhirnya bisa menikmati jalan rabat beton melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir).

Proyek aspirasi dewan tersebut berasal dari Sri Rustiyana, salah satu anggota DPRD Sampang daerah pemilihan (dapil) dua, partai Demokrat dengan nilai anggaran sebesar Rp795 juta.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, proyek peningkatan jalan Banjar Billah – Birem itu dibiayai oleh APBD Kabupaten Sampang dengan panjang sekitar 277 meter, lebar 4,5 meter dan ketebalan mencapai 20 centimeter.

Kinerja pelaksana atau kontraktor dalam pengerjaan proyek yang dikontrakkan pemerintah, patut diacungi jempol. Sebab, hasil pengecoran jalan tersebut tampak sangat berkualitas.

H Madud, selaku pelaksana pekerjaan menjelaskan, jika sejak awal pengerjaan, dirinya bersama konsultan pengawas tak hentinya melakukan pengawalan di setiap item pekerjaan. Agar memperoleh mutu serta kualitas yang baik.

Baca Juga:  Ringankan Beban Masyarakat, DKC Garda Bangsa Sumenep Bagi-bagi Beras

“Kami berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas semua proyek yang dikerjakan serta sesuai dengan spek yang sudah ditentukan. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” katanya, Kamis (25/11/2021).

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan jalan rabat beton tersebut memiliki kualitas K300. Kemudian, kata dia, para pekerja pun juga memanfaatkan masyarakat lokal.

“Harapan kami dengan adanya kualitas K300 itu, jalan rabat beton yang sudah dibangun ini bisa bertahan lama serta bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” kata pria asal Desa Tambelangan itu.

Kehadiran jalan yang di rabat beton hingga menjadi mulus dan kuat, lanjut dia, akan menjadi penunjang aktivitas masyarakat sekitar, dengan tujuan terciptanya pemerataan pembangunan infrastruktur secara berkesinambungan.

Baca Juga:  Sambut Nataru, FO Djuanda Mulai Uji Coba 15 Desember

“Ini adalah salah satu bentuk kerja nyata atau perhatian dari Sri Rustiyana, salah satu anggota DPRD Sampang yang terpilih dari rakyat untuk masyarakat. Kebetulan, Sri Rustiyana ini adalah istri saya sendiri,” akunya.

H Madud pun berharap dengan terealisasinya pembangunan jalan rabat beton tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kepuasan masyarakat merupakan kebanggaan bagi kami, dengan kualitas hasil kerja yang bagus akan dapat dirasakan oleh mayarakat pengguna jalan, utamanya masyarakat pedesaan,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat Desa Barung Gagah, Abdul Holik sangat mengapresiasi hasil pekerjaan rabat beton yang memuaskan itu, sehingga jalan di wilayahnya menjadi mulus dan kuat.

Baca Juga:  Ngeri, Warga Desa Kamoning Sampang Lintasi Jembatan Gantung yang Rusak Termakan Usia

Pasalnya, jalan itu memang sudah lama rusak. Sehingga kadang dirasakan menjadi kendala saat warga akan melakukan aktivitas sehari-harinya.

“Kami sangat bersyukur dan bahagia sekali dengan adanya pembangunan jalan rabat beton ini, karena jalan ini sangat lama sekali didambakan warga, sebagai salah satu akses penopang roda perekonomian,” papar Holik.

Menurut Holik, dengan telah terealisasinya pembangunan jalan rabat beton, masyarakat menjadi lebih mudah dan lancar dalam menjalankan aktivitas baik berkendara atau berjalan kaki.

“Masyarakat disini, sekarang merasa nyaman menapaki atau berkendara motor melintasi jalan rabat beton ini. Jalan yang semula rusak, kini sudah bagus dengan menggunakan kontruksi rabat beton,” pungkas Holik.

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru