Bupati Sumenep Mutasi 36 Pejabat, Berikut Rinciannya

- Admin

Sabtu, 30 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, menggelar mutasi serta pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator dan pengawas yang berlangsung di area Taman Andhep Ashor Keraton Sumenep, pada Jumat, 29 Oktober 2021 kemarin.

Terhitung sebanyak 36 orang yang dilantik serta diambil sumpah bagi pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Dinkes Sumenep.

Diantara ke 36 orang tersebut terbagi ke beberapa bagian yaitu, 34 orang di antaranya eselon IV.A dan IV.B seperti Kepala Puskesmas (Kapus), Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas, Kepala Seksi di Dinas Kesehatan, Kepala Sub Bagian Umum di RSUD, dan Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah.
Selanjutnya 2 orang lainnya antara lain eselon III.A sebanyak 1 orang menduduki jabatan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan eselon IV.B, dan 1 orang lainnya sebagai Lurah Kepanjin.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Imbau Waspadai Tiga Cluster Ini

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi berharap kepada para Kapus, untuk bisa bekerja secara responsif terhadap perubahan dengan cara melakukan beberapa terobosan baru, selain itu pihaknya juga mengatakan, dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, bahwa para pejabat Kapus harus memiliki dedikasi, integritas serta inovasi yang baik.

“Kepala Puskesmas harus mengembangkan ide kreatif yang inovatif untuk mengajak masyarakat di wilayah kerjanya, supaya menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya,” ujarnya saat sambutan, Sabtu (30/10/2021).

Baca Juga:  RTLH Jadi Atensi Khusus Bupati Pamekasan, Tahun 2022 Sudah Dibangun 960 Unit

Bahwa, menurut Bupati Sumenep Kapus diharuskan untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan, sebab dengan hal demikian pelayanan kesehatan bagi masyarakat akan terus mengalami perbaikan, bahkan berlaku adil bagi semua pasien yang membutuhkan penanganan medis.

Fauzi juga kembali mengingatkan, bahwa pada saat ini masih dalam masa-masa Pandemi Covid-19, tentunya jajaran pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep sangat berpengaruh dalam situasi dan kondisi saat ini, sebab tenaga kesehatan merupakan ujung tombak dalam menangani kasus Virus Covid-19 saat ini.

Serta, Kapus dituntut harus memiliki ide-ide kreatif untuk mengajak masyarakat berpola hidup sehat di situasi Pandemi Covid-19 saat ini, salah satunya adalah program pemerintah seperti vaksinasi tanpa adanya resistensi tindakan.

Baca Juga:  Perhatikan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat, Bupati Sumenep MoU Pengelolaan Sampah dengan PT SBI

Selain itu, Bupati Fauzi menekankan, pejabat yang baru dilantik hendaknya untuk segera melakukan koordinasi, komunikasi dan interaksi, baik dengan pimpinan, bawahan, serta elemen masyarakat Sumenep, agar dalam melaksanakan program dan kegiatan pelayanan kesehatan berjalan lancar dan sesuai target.

“Yang jelas, koordinasi dan komunikasi sangat penting agar tidak ada mispersepsi dan miskoneksi dalam melaksanakan kegiatan yang berakhir pada gagal paham dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker
Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal
Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:38 WIB

Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 25 April 2026 - 05:30 WIB

Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Berita Terbaru