Sumenep Dinobatkan sebagai Penghasil Sapi Potong dan Ikan Terbesar di Jawa Timur

- Admin

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep meraih dua penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Harian Surya dan TribunJatimNetwork dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Harian Surya ke-35.

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara bertema “Quo Vadis Ketahanan Pangan Demi Kemandirian Ekonomi Jatim” yang diselenggarakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (12/11/2024).

Penghargaan pertama diterima oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, untuk kategori daerah penghasil sapi potong terbanyak di Jawa Timur.

Sedangkan penghargaan kedua diterima oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustino Sulasno, untuk kategori daerah kabupaten atau kota penghasil ikan terbesar di Jawa Timur.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Harian Surya dan TribunJatimNetwork, seraya mengucapkan selamat atas usia 35 tahun Harian Surya. Chainur Rasyid mengakui bahwa hingga saat ini, Kabupaten Sumenep tetap menjadi daerah dengan produktivitas sapi potong terbesar di Jawa Timur, dengan Pulau Sepudi sebagai penyumbang terbesar di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Kisruh Meja kursi 50 Anggota DPRD Bojonegoro, 10 M Belum Terbelanjakan

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumenep. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan serta meningkatkan produktivitas sapi potong demi memenuhi kebutuhan daging di Indonesia,” ujar Chainur Rasyid.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustino Sulasno, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Sumenep yang dikenal memiliki potensi perikanan luas, dengan cakupan wilayah hingga 50.000 km persegi, diakui sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Jawa Timur.

Baca Juga:  Pemkab Gelar 'Sumenep Bersholawat', Diharapkan Dapat Meningkatkan Kualitas Hidup ASN dan Masyarakat

Menurut Agustino, hal ini menandakan bahwa Sumenep memiliki peran strategis dalam menunjang ketahanan pangan nasional.

“Penghargaan ini memacu kami untuk terus mengembangkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia,” ungkap Agustino.

Kedua pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Dewi Khalifah yang selama ini memberikan dukungan penuh dan arahan sehingga Kabupaten Sumenep mampu meraih berbagai prestasi.

Baca Juga:  Masa Pandemi, Anggota DPRD Sumenep Minta Sekolah Transparan Soal Biaya PSB

Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam pencapaian visi Sumenep sebagai daerah yang berkontribusi dalam upaya swasembada pangan di Indonesia.

“Sebagai bagian dari OPD yang bertugas mendukung swasembada pangan, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang terus mendorong kami untuk berinovasi dan berprestasi demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” tutup kedua kepala dinas peraih penghargaan tersebut.

Dengan raihan prestasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi di tingkat regional maupun nasional.

Penulis : Kris

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru