BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Semangat sportivitas dan persaudaraan menyelimuti Gedung Puslat Gatari Kirana, Desa Plesungan, Kecamatan Kapas. Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Bojonegoro Pusat Madiun secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Antar Ranting ke-XIX Tahun 2025 pada Minggu (21/12/2025). Bojonegoro Provinsi Jawa timur.
Acara yang menjadi agenda tahunan ini dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro, H, Setyo Wahono, yang ditandai dengan pemukulan gong di hadapan ratusan atlet dan tamu undangan.
Ajang Pembibitan Atlet Berkualitas
Kejuaraan tahun ini diikuti oleh ratusan pesilat berbakat dari berbagai ranting PSHT di seluruh Kabupaten Bojonegoro.
Selain sebagai sarana silaturahmi antar anggota, ajang ini diproyeksikan untuk menjaring bibit-bibit atlet pencak silat berprestasi yang nantinya dapat mengharumkan nama Bojonegoro di kancah regional maupun nasional.
Dalam sambutannya, Ketua Cabang SH Terate Bojonegoro, Kang mas Wahyu Subakdiono, menekankan pentingnya menjaga marwah perguruan melalui prestasi dan akhlak yang baik.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Bojonegoro atas kehadiran dan dukungannya, termasuk rencana penyediaan pelatih bagi seluruh atlet bela diri pencak silat di Bojonegoro,” ujar Kang mas Wahyu Subakdiono dalam moment pembukaan tersebut.
Imbuh, kang mas yang diakrab di panggil mas Wahyu menambahkan, dukungan pelatih yang terkoordinasi dan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta memperkuat prestasi pencak silat Bojonegoro di berbagai kejuaraan.
Ia berharap langkah tersebut mampu mendorong lahirnya atlet berprestasi hingga meraih medali di tingkat nasional.
Dalam sambutan nya Bupati Bojonegoro H, Setyo Wahono mengapresiasi SH Terate dan panitia atas terselenggaranya kejuaraan yang diikuti peserta dari 28 kecamatan serta komisariat, dengan di ikuti total kurangebih 557 atlet.
Imbuhnya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, mendukung penuh kegiatan positif yang berorientasi pada pembinaan generasi muda agar sehat, berkarakter, dan berprestasi.
“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi, sekaligus menanamkan jati diri SH Terate sebagai manusia berbudi luhur dan mampu mengendalikan diri dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Bupati Bojonegoro.
Bupati juga berharap para atlet menyalurkan prestasi melalui ajang resmi, bukan pertandingan liar, seraya mengapresiasi terjaganya kebersamaan antar perguruan di Bojonegoro. Kejuaraan kemudian dibuka secara resmi dengan pemukulan gong.
Dalam acara tersebut juga dihadiri unsur Muspida dan tokoh-tokoh dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bojonegoro menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya bela diri asli Indonesia ini.
dihadiri oleh jajaran petinggi daerah dan tokoh persilatan, di antaranya:
Setyo Wahono (Bupati Bojonegoro)
Kangmas Wahyu Subakdiono (Ketua Cabang SH Terate Bojonegoro)
Jajaran Sesepuh SH Terate Cabang Bojonegoro,
Perwakilan IPSI Bojonegoro,
Unsur Muspida Kabupaten Bojonegoro (TNI/Polri). Dan Ketua Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Bojonegoro.
Dengan tema persaudaraan, kejuaraan ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara di atas matras, tetapi juga mempererat kerukunan antar perguruan silat, demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Bojonegoro.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















