MOJOKERTO, SUARABANGSA.co.id – PT Peternakan Sawo Jaya Mojokerto mengelola kotoran ayam petelurnya menjadi pupuk organik dan sebagai bahan budidaya magot.
Superviser PT Peternakan Sawo Jaya melalui Humas Udik Muharram SH menipis jika pihaknya tidak membuang kotoran ayamnya di Desa Manduro Mangkugajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan dibeberapa tempat di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
“Bukan, salah itu, PT Peternakan Sawo Jaya, kotoran ayam kita kelola dengan baik, seperti dijadikan pupuk organik dan budi daya magot, jadi berita itu salah,” tegasnya. Kamis (31/7/2025).
Untuk itu, panggilan akrab Udik, juga menyampaikan bahwa berita yang sudah terlanjur dikonsumsi publik untuk diluruskan agar tidak bias.
“Kami mohon untuk diluruskan, karena dasar kode etik jurnalistik bisa
menyajikan informasi yang akurat, berdasarkan fakta, dan dapat diverifikasi, atas kejadian ini sebagai pelajaran buat kita semua hanya salah paham dalam penyampaian informasi,” lanjutnya.
Seperti diberitakan, sebelumnya di media online suarabangsa.co.id soal adanya dugaan pembuangan sembarangan di wilayah Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto dan Kecamatan Kunjang Kediri oleh PT Peternakan Sawo Jaya, ternyata sudah klarifikasi bahwa itu tidak benar dan salah. (Red).
Penulis : Hari
Editor : Putri

















