BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pembangunan Pendopo Aspirasi Masyarakat di Kawasan Gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Bojonegoro.
Yang Viral, abaikan keselamatan ternyata Fantastis anggaran nya.
Pembangunan Pendopo Aspirasi Masyarakat Kawasan Gedung Kantor DPRD Jl. Veteran. Kurang lebih dianggarkan Rp 3.126.121.933,-
Yang bersumber Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Yang di kerjakan oleh CV. Sartika,dalam waktu 130 hari kalender.
Dan Menurut Sukron selaku pelaksana dari CV Sartika, Dirinya tidak hanya mengerjakan Pendopo saja namun irigasi yang di dalam dan samping pendopo, dirinya yang mengerjakan nya.
Saat dikonfirmasi terkait pengerjaan Udith yang di sebelah timur di sisi timur masjid depan gedung DPRD yang tidak memakai lantai Dasaran, Sukron mengelak dan memastikan pekerjaan Udith, yang dikerjakan CV nya, memastikan ada Dasaran dan ada lantainya sebelum Udith dipasang.
“Ada lantainya, wong saya ada fotonya kok” ungkapnya.
Dan saat disingung pengerjaan pendapa, beberapa pekerja nya yang tidak memakai keamanan K3,seperti yang di amananatkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
Sukron menjelaskan hal tersebut bahwa hal tersebut sudah diterapkan dan disediakan, namun pekerjanya ada yang mau rompi dan helm dan ada yang tidak mau memakai keamanan tersebut,meskipun pihak nya sudah menyediakan.
“Sudah saya sediakan, ada yang mau memakai ada yang tidak mau memakainya” ungkapnya.
Hal tersebut seperti dari pantauan awak media Suara bangsa dilapangan, Para pekerja banyak mengabaikan keselamatan nya, meskipun sang pengawas dan pemilik CV ada ditempat kerja.
Dan Ungahan terkait keselamatan kerja yang terabaikan dan temuan terkait beberapa Progres proyek yang mengejar waktu tersebut,terhadap sangsinya, saat dikonfirmasikan ke kepala bidang gedung dan pembangunan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro tidak ada respon lebih dari sepekan.
Pejabat yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan Benny Kurniawan, S saat dikonfirmasi oleh awak media tetap bungkam.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















