BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Suasana Car-Free Day (CFD) yang biasanya berlangsung tenang dan penuh kebersamaan di kawasan depan Pendopo Kabupaten Bojonegoro, mendadak diwarnai kericuhan, Insiden tersebut dipicu oleh ulah seorang pria yang diduga dalam pengaruh obatan-obatan penenang jiwa, Minggu (13/07/2025).
Kericuhan bermula ketika pria tersebut mengganggu aktivitas warga dengan mengacak-acak salah satu lapak milik Dinas Perpustakaan yang tengah berpartisipasi dalam kegiatan CFD.
Tidak berhenti di situ, pria itu kemudian terlihat ikut berjoget di tengah pertunjukan tari yang dibawakan sekelompok remaja putri, menimbulkan keresahan bagi pengunjung.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di pos terdekat langsung bergerak untuk menegur pelaku. Namun, bukannya kooperatif, pria tersebut justru melawan dan berteriak-teriak saat hendak diamankan. Bahkan, salah satu petugas Satpol PP mendapat pukulan dari pelaku, sehingga pria itu segera diamankan ke Pos 10 Satpol PP.
Kepala Bidang Ketertiban Umum (Tibmum) Satpol PP Bojonegoro, Budiono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat diamankan, pelaku sempat melepas pakaian hingga hanya mengenakan celana pendek, lalu menantang petugas untuk berduel.
Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas akhirnya terpaksa mengikat pelaku dan membawanya ke rumah sakit menggunakan ambulans.
“Sampai di UGD, dokter menemukan tiga strip obat yang diketahui merupakan obat penenang. Kami menduga pria ini berada di bawah pengaruh obat-obatan tersebut,” jelas Budiono.
Peristiwa ini sempat menyedot perhatian warga dan mengganggu kenyamanan pengunjung CFD, terutama anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi. Satpol PP mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa di ruang publik.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















