Polisi Ungkap Motif Pelaku Pembacokan Berujung Tewasnya Seorang Pria di RSD Ketapang Sampang

- Admin

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Polisi mengungkap motif di balik kasus pembacokan pria berlumuran darah di halaman Rumah Sakit Daerah (RSD) Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang terjadi pada Senin (05/05/2025) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Pelaku berinisial FA nekat membacok korban bernama Nur Halim gegara tersinggung dan sakit hati lantaran di tampar oleh korban. Kasus pembacokan itu pun viral di media sosial.

Persoalan sepele jadi pemicu aksi sadis FA menghabisi nyawa Nur Halim. Korban dan pelaku diketahui masih satu desa.

Pemuda asal Nangger Dusun Taman, Desa Ketapang Laok tersebut telah diamankan dan dibawa petugas ke Mapolres Sampang.

Baca Juga:  Dinas Pertanian Sampang Merespon Keluhan Petani Soal Pupuk Subsidi di Camplong

Kapolres Sampang, AKBP Hartono menerangkan bahwa insiden berdarah itu bermula saat pelaku bersama temannya yang berkerja sebagai petugas parkir di RSD Ketapang berfoto menggunakan HP ceweknya dan dibuat status WhatsApp dengan caption “Kumpulan Anak tidak Bagian Seragam”.

“Status di WhatsApp itu kemudian di komentari oleh korban, dengan bahasa putus urat malunya. Lalu dijawab lah oleh pelaku, saya tidak kenal kamu kok mulutnya kurang ajar sekali tidak punya otak,” kata Hartono, dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Selasa (06/05/2025).

Dalam percakapan di WhatsApp itu, lanjut Hartono, korban menanyakan alamat pelaku. Lantas dijawab oleh pelaku bahwa dirinya berasal dari Ketapang Laok.

Baca Juga:  Ucapan Abdul Aziz Telak Banget, Kapolres Sampang di Sebut Jilat Ludah Sendiri!

“Korban ini nanya lagi ke pelaku, ada dimana dan tunggu disitu. Dari cekcok mulut itu lah, akhirnya korban datang ke rumah sakit dan bertemu dengan pelaku,” terang Hartono.

Saat pelaku dan korban ini bertemu, sambung Hartono, korban bertanya pada pelaku, kamu yang bilang tadi ya dan di jawab oleh pelaku, iya saya. Korban bilang, kamu mulai duluan lalu menampar pipi kanan pelaku 1 kali.

“Karena tamparan itu, pelaku merasa sakit hati dan mengeluarkan sebilah celurit dari pinggang kirinya, lalu menebaskan celurit itu sebanyak satu kali ke dada depan korban,” ujar Hartono.

Baca Juga:  Ketua Komisi I DPRD Sampang Pastikan Dana Pilkades Serentak Tak Dicoret dari APBD 2021

Mendapat sabetan celurit, korban lari keluar dari RSD dan meminta pertolongan, kemudian berakhir ambruk terjatuh di halaman rumah sakit.

“Korban meninggal dunia di RSD Ketapang dengan luka bacok pada dada depan,” ucapnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit lengkap dengan sarung pengamannya yang terbuat dari kulit warna hitam serta baju korban warna silver dan jaket hitam.

“Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat hingga mengakibatkan kematian seseorang,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar informasi yang berkembang di masyarakat bahwa peristiwa berdarah tersebut terjadi karena dipicu masalah parkir.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru